fbpx

PENGERTIAN AUDIT – JENIS, TUJUAN, MANFAAT

Pengertian Audit -

PENGERTIAN AUDITING (Pemeriksaan Akuntansi)

Pengertian Audit – Auditing atau biasa disebut audit adalah sebuah pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan juga sistematis. Dimana pihak yang melakukan bersifat independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen serta catatan-catatan pembukuan dan bukti pendukung. Tujuannya agar bisa menunjukan pendapat  mengenai kewajaran laporan keuangan.

Menurut A Statement of Basic Auditing Concepts atau pernyataan konsep audit dasar, Auditing adalah suatu proses sistematik untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai asersi tentang berbagai tindakan atau kejaidan ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara asersi tersebut.

Metode yang di ajarkan adalah memperoleh dan menilai atau mengevaluasi bukti yang berhubungan dengan laporan keuangan yang di susun oleh manajemen. Pihak yang bertanggung jawab dalam pekerjaan laporan auditing adalah auditor.

JENIS JENIS AUDIT

Pengertian Audit – Ada Beberapa Jenis Audit Di antaranya Sebagai Berikut:

1. Audit Kinerja

Audit kinerja yaitu audit yang di lakukan oleh auditor untuk mengetahui seberapa efesien dan efektifnya kegiatan operasional pada suatu perusahaan. Dalam hal ini seorang auditor di harapkan bisa melakukan pengamatan yang obyektif dan hasilnya koprehensif terhadap kegiatan operasional pada perusahaan atau entitas. Kemudian audit kinerja di lakukan untuk mendapatkan sekaligus mengevaluasi bukti-bukti yang telah di temukan dengan tujuan untuk mencapai target yang di tetapkan oleh perusahaan tersebut.

2. Audit Laporan Keuangan

Audit Laporan Keuangan yaitu audit yang di lakukan oleh auditor terhadap laporan-laporan keuangan pada suatu perusahaan, apa laporan keuangan yang di sajikan telah sesuai dengan kriteria yang telah di tetapkan atau belum. Hasil dari audit ini nantinya akan di sampaikan kepada pihak eksternal misalnya seperti para pemegang saham perusahaan tersebut.

3. Audit Kepatuhan

Audit kepatuhan yaitu audit yang di lakukan untuk melihat kegiatan pada suatu perusahaan apakah sudah sesuai dengan ketentuan, peraturan dan persyaratan yang berlaku misalnya seperti perjanjian yang telah di tetapkan dan apakah telah sesuai dengan undang-undang pada suatu negara. Kriteria-kriteria yang sudah di tetapkan pada audit ini, berasal dari sumber-sumber yang berbeda. Misalnya bersumber dari manajemen yang berbentuk prosedur-prosedur pengendalian internal. Audit ini umumnya di sebut dengan fungsi audit internal karena di lakukan oleh pegawai pada perusahaan tersebut.

TUJUAN AUDIT

Pengertian Audit – Ada Beberapa Tujuan Dari Audit Sebagai Berikut:

1. Memastikan Ketepatan

Audit juga bertujuan untuk memastikan semua transaksi dan saldo perkiraan telah di dokumentasikan dengan baik, perhitungannya benar, jumlahnya tepat, dan di klasifikasikan berdasarkan jenis transaksi.

2. Memastikan Eksistensi

Dengan adanya audit maka pencatatan semua harta dan kewajiban memiliki eksistensi sesuai dengan tanggal tertentu. Dengan kata lain, semua transaksi yang di catat sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

3. Memastikan Kelengkapan

Audit juga bertujuan untuk memastikan semua transaksi dan saldo perkiraan telah di dokumentasikan dengan baik, perhitungannya benar, jumlahnya tepat, dan di klasifikasikan berdasarkan jenis transaksi.

4. Membuat Klasifikasi

Audit bertujuan untuk memastikan bahwa semua transaksi yang di catat dalam jurnal di klasifikasikan sesuai jenis transaksinya.

5. Membuat Pisah Batas

Audit bertujuan untuk memastikan bahwa semua transaksi yang dekat tanggal neraca di catat dalam periode yang sesuai. Pencatatan transaksi di akhir periode akuntansi sangat mungkin terjadi salah saji.

6. Membuat pengungkapan

Audit juga bertujuan untuk memasikan saldo akun dan persyaratan pengungkapan yang berkaitan sudah di sajikan dengan baik pada laporan keuangan serta terdapat penjelasan yang wajar pada isi dan catatan kaki laporan yang di buat.

7. Membuat Penilaian

Audit juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua prinsip akuntansi yang berlaku umum telah di aplikasikan dengan benar.

MANFAAT AUDIT

Pengertian Audit – Manfaat Audit Di bedakan Menjadi 3 Bagian Sebagai Berikut:

  1. Bagi Pihak Audit
  2. Menambah integritas laporan keuangannya sehingga laporan tersebut bisa di percaya untuk kepentingan pihak luar entitas seperti pemegang saham, kreditor, pemerintah, dan lain-lain.
  3.  Mencegah dan menemukan fraud yang di lakukan oleh manajemen perusahaan yang di audit.
  4.  Memberikan dasar yang dapat lebih di percaya untuk penyiapan Surat Pemberitahuan Pajak yang di serahkan kepaada Pemerintah.
  5.  Membuka pintu bagi masuknya sumber- pembiayaan dari luar.
  6.  Menyingkap kesalahan dan penyimpangan moneter dalam catatan keuangan.
  7. Bagi Pihak Lain Dalam Usaha.
  8. Selanjutnya memberikan dasar yang lebih meyakinkan para kreditur atau para rekanan untuk mengambil keputusan pemberian kredit.
  9. Kemudian memberikan dasar yang lebih meyakinkan kepada perusahaan asuransi untuk menyelesaikan klaim atas kerugian yang di asuransikan.
  10. Lalu selanjutnya memberikan dasar yang terpercaya kepada para investor dan calon investor untuk menilai prestasi investasi dan kepengurusan manajemen.
  11. Memberikan dasar yang objektif kepada serikat buruh dan pihak yang di audit untuk menyelesaikan sengketa mengenai upah dan tunjangan.
  12. Memberikan dasar yang independen kepada pembeli maupun penjual untuk menentukan syarat penjualan, pembelian atau penggabungan perusahaan.
  13. Bagi Badan Pemerintah dan Perorangan
  14.  Memberikan tambahan kejelasan yang independen tentang ketelitian dan jaminan laporan keuangan.
  15.  Memberikan dasar yang independen kepada mereka yang bergerak di bidang hukum untuk mengurus harta warisan dan harta titipan, menyelesaikan masalah dalam kebangkrutan dan insolvensi, dan menentukan pelaksanaan perjanjian persekutuan dengan cara semestinya.
  16.  Memegang peranan yang menentukan dalam mencapai tujuan Undang-Undang Keamanan Sosial.

Pengertian Audit – Demikianlah pembahasan mengenai Audit Adalah – Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih.

source:

dosenakuntansi.com
 
Jangan lupa mampir ke Instagram Comtelindo yaa 🙂