fbpx

Ternyata Inilah Kepanjangan Dari File Extensions Format Gambar!

Ternyata Inilah Kepanjangan Dari File Extensions Format Gambar!

 

File Extensions Format Gambar – Bagi kalian yang sudah sering menggunakan perangkat seperti laptop atau komputer, tentu sudah tidak asing lagi dengan format atau ekstensi gambar seperti JPG atau PNG. Dan mungkin kalian pernah bertanya-tanya, kenapa ada format gambar yang berbeda, dan apa perbedaannya.

Memilih jenis ekstensi gambar mungkin tampak seperti hal sepele. Terlebih jika Anda bukan seorang desainer grafis, kemungkinan Anda tidak akan repot-repot untuk mencari tahu dan memahami hal-hal seperti ini.

Namun yang tidak Anda sadari, setiap jenis ekstensi gambar memiliki maksud tersendiri. Dan masing-masing ekstensi gambar memiliki tata cara penggunaannya sendiri agar lebih optimal. Jadi, dengan mengetahui perbedaan setiap jenis ekstensi gambar, akan memudahkan Anda dalam mengerjakan proyek atau pekerjaan.

Kami telah menyusun ulasan yang berguna untuk membantu Anda memahami perbedaan antara setiap jenis ekstensi gambar.

Menambahkan visual atau gambar ke konten web adalah cara paling jitu untuk membuat situs terlihat lebih menarik dan unik. Tak heran, dari sejumlah website yang ada saat ini, menurut data dari w3tech.com hanya 8% webmaster saja yang tidak menampilkan konten visual di webnya.

Tapi ingat, tidak semua format gambar bisa dimanfaatkan untuk website. Beberapa format mempunyai ukuran yang besar dan bisa memperlambat waktu loading web Anda, sedangkan yang lainnya tidak dapat diakses dari berbagai browser.

Tahukah Anda jika gambar yang selama ini banyak Anda gunakan sebenarnya terbagi ke dalam dua kategori.

Kategori Vector Image File Formats

Kategori pertama adalah Vector Image File Formats. Gambar-gambar dalam format Vektor dihasilkan dari titik, garis, maupun kurva berdasarkan formula matematis dalam komputer.

Itulah mengapa setiap bentuk dan warna yang dihasilkan dari susunan-susunan vektor tidak terikat pada piksel; sehingga dapat diperbesar tanpa mempengaruhi kualitas atau resolusinya.

Beberapa file extensions format gambar yang termasuk ke dalam kategori Vector beserta pengertian dan kepanjangannya:

 

1. SVG (Scalable Vector Graphics)

Scalable Vector Graphics atau SVG merupakan format grafis berbasis XML (Extensible Markup Language) dan banyak digunakan untuk membuatkan ilustrasi, diagram, logo, ikon, hingga animasi untuk website. Kabar baiknya, SVG menawarkan ukuran file yang kecil dan dapat diakses dari berbagai web browsers.

 

2. AI (Adobe Illustrator)

Sejauh ini, adalah format gambar yang paling di sukai oleh desainer. Ini juga menjadi jenis format file yang paling dapat di andalkan untuk di gunakan di semua jenis proyek dari web hingga cetak, dll. AI merupakan format gambar yang di hasilkan dari aplikasi Adobe Illustrator. Adobe Illustrator adalah standar industri untuk membuat karya seni. Illustrator menghasilkan karya seni vektor, jenis file yang paling mudah untuk di manipulasi.

Format AI memang tidak bisa di unggah secara langsung untuk web. Tapi kabar baiknya, Anda bisa terlebih dahulu mengubahnya menjadi format lain seperti JPEG, PNG, dan GIF; sehingga pada akhirnya tetap bisa di manfaatkan untuk konten web.

Berbeda dengan PSD, AI bisa di tingkatkan atau di kurangi skalanya tanpa mengurangi kualitasnya.

 

3. PDF (Portable Document Format)

Portable Document Format atau PDF di ciptakan oleh Adobe dengan tujuan menangkap dan meninjau informasi yang kaya dari aplikasi apa pun, di komputer mana pun, dengan siapa pun, di mana pun. Format ini juga termasuk ke dalam kategori Vector dan bisa di gunakan untuk menampilkan ilustrasi, poster, desain sampul, serta konten grafis lainnya.

Menariknya, Anda juga bisa menambahkan animasi, tombol call-to-action, serta elemen-elemen lainnya dalam PDF. Biasanya, PDF hanya di jadikan lampiran atau pelengkap konten website dalam file terpisah, dan tidak bisa di tampilkan secara langsung layaknya JPEG maupun PNG.

 

4. EPS (Encapsulated Postscript)

Encapsulated Postscript atau EPS adalah file dalam format vektor yang telah di rancang untuk menghasilkan grafik resolusi tinggi untuk di cetak. Hampir semua jenis perangkat lunak desain dapat membuat EPS.

Ekstensi EPS merupakan jenis file universal (seperti PDF) yang dapat di gunakan untuk membuka karya seni berbasis vektor di editor desain apa pun, bukan hanya produk Adobe. File perlindungan ini di transfer ke desainer yang belum menggunakan produk Adobe, seperti pengguna Corel Draw atau Quark.

 

Baca Juga: 10+ Kesalahan Saat Menggunakan WhatsApp yang Harus Anda Hindari!

 

Kategori Raster Image Files

Raster adalah format gambar yang paling umum dan banyak di temukan di internet. Gambar-gambar dalam tipe ini di bentuk dari serangkaian titik-titik kecil atau di sebut dengan piksel. Nah jika kalian melihat gambar Raster hitam putih, misalnya, gambar tersebut sebenarnya adalah kumpulan titik-titik yang memiliki warna hitam dan putih.

Banyaknya piksel dalam format Raster akan menentukan resolusi suatu gambar, baik itu tinggi maupun rendah. Sayangnya karena di bentuk dari susunan piksel, format Raster cenderung statis dan bergantung kepada resolusi, sehingga menjadi blur ketika di perbesar.

Dalam format Raster juga di kenal adanya lossless dan lossy compression. Dengan skema lossless compression, Anda bisa memperkecil ukuran gambar tanpa mempengaruhi kualitasnya. Sebaliknya, gambar yang tergolong ke dalam lossy compression akan berkurang kualitasnya jika di perkecil.

Adapun beberapa file extensions format gambar yang masuk ke dalam kategori Raster beserta pengertian dan kepanjangannya:

 

1. PNG (Portable Network Graphics)

PNG adalah salah satu format terpopuler yang bisa menampilkan gambar dengan latar belakang transparan. Format ini banyak di gunakan untuk membuat infografis, banner, chart, logo, ilustrasi, komik, dan banyak produk grafis lainnya. Jenis ekstensi gambar PNG mungkin terlihat bagus untuk dokumen interaktif seperti halaman web, tetapi tidak cocok untuk dicetak. Meskipun PNG “lossless”, artinya Anda dapat mengeditnya dan tidak akan kehilangan kualitas gambarnya, resolusi yang di milikinya masih rendah.

 

2. JPEG atau JPG (Joint Photographic Experts Group)

Mungkin jenis ekstensi gambar paling umum yang Anda temui di komputer atau web adalah JPEG. JPEG di kenal dengan kompresi “lossy”, yang berarti bahwa kualitas gambar menurun seiring dengan penurunan ukuran file. Beberapa platform sosial media seperti Facebook dan Instagram bahkan secara otomatis akan mengubah format gambar yang di unggah menjadi JPEG.

Yang paling spesial, JPEG kompatibel dengan berbagai browser, image viewers, dan berbagai editor software; serta mempunyai ukuran file yang kecil. Namun sisi kekurangannya adalah, JPEG masuk ke dalam tipe lossy compression, sehingga kualitasnya akan menurun jika di perbesar.

 

3. GIF (Graphics Interchange Format)

GIF merupakan jenis ekstensi gambar yang paling umum dalam bentuk animasi, yang sangat populer di halaman Tumblr dan iklan. Anda mungkin juga sering GIF di komentar postingan media sosial. Dalam bentuknya yang lebih mendasar, GIF terbentuk dari hingga 256 warna dalam ruang warna RGB. Karena jumlah warna yang terbatas, ukuran file berkurang secara drastis.

GIF mempunyai ukuran file yang kecil, mendukung mode transparan, dan termasuk ke dalam lossless compression. Namun di sisi lain, format ini sayangnya tidak di bekali dengan kualitas gambar yang tinggi serta mempunyai dukungan warna yang terbatas.

 

4. TIFF (Tagged Image File Format)

TIF adalah file raster besar yang tidak kehilangan kualitas. Jenis file ini di kenal menggunakan “kompresi lossless”, yang berarti data gambar asli di pertahankan terlepas dari seberapa sering Anda menyalin, menyimpan ulang, atau mengompres file asli.

Tapi ingat, jangan pernah menggunakan format ini untuk web; karena selain tidak kompatibel dengan berbagai browser, TIFF juga mempunyai ukuran file yang besar.

 

5. PSD (Photoshop Document)

PSD adalah file yang di buat dan di simpan di Adobe Photoshop, perangkat lunak pengedit grafis paling populer. Jenis file ini berisi “lapisan” yang membuat modifikasi gambar lebih mudah di tangani. Ini juga merupakan program yang menghasilkan jenis file raster.

Namun sayangnya, format ini tidak bisa di lihat dari browser maupun aplikasi image viewers, sehingga tidak di sarankan untuk konten web.

 

Seperti itulah rangkuman admin kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua yaa.

Jangan lupa mampir ke Website Resmi PT Comtelindo untuk mendapatkan informasi menarik tentang teknologi lainnya yaa!

Sumber: merdeka.com, qwords.com