fbpx

Smart Manufacturing Sebagai Jalan Menuju Industri 4.0

Smart Manufacturing Sebagai Jalan Menuju Industri 4.0 – Pada revolusi industri 4.0, smart manufacturing ialah suatu konsep. Buat dapat merealisasikannya, kita perlukan proses migrasi informasi. Sehingga, pemakaian informasi manual dalam model ini tidak dapat kita gunakan lagi.

Pelaksanaan transformasi digital ataupun digitalisasi informasi, ialah solusi dari digital manufacturing. Dengan begitu, mekanisme‘ smart’ dalam proses manufaktur dapat bisa jadi buat kita realisasikan. Keterhubungan antara sumber energi penggerak semacam manusia, dengan teknologi juga jadi perihal yang berarti.

ilustrasi smart manufacturing tersebut disebabkan, dalam proses migrasi informasi, kita perlukan sumber energi manusia yang sanggup memakai teknologi tersebut. Semacam pengolahan informasi karyawan, sistem pembayaran pendapatan, sampai pemakaian cloud computing.

Pengertian Dari Smart Manufacturing

Smart manufacturing merupakan sesuatu sistem manufaktur yang terintegrasi secara real time dalam penuhi kebutuhan pelanggan. Proses pemanfaatan serta akses informasi jadi perihal yang dominan dalam sistem ini. Dalam prosesnya, mekanisme penciptaan tersebut mengaitkan bermacam campuran teknologi.

Mechine learning, big informasi, cloud computing, predictive analytics, Artificial Intelligence (AI) serta juga Internet of Things (IoT) ialah tools dalam sistem manufaktur tersebut. Tidak cuma teknologi, sistem tersebut juga berfokus pada rancangan sampai strategi bisnis.

Minimalisasi birokrasi sampai hierarki bisnis jadi perihal yang lain yang juga butuh kita benahi. Alasannya, pemakaian teknologi tanpa kita iringi perapihan birokrasi tidak akan dapat memaksimalkan efisiensi. Kecepatan serta ketepatan jadi acuan dalam proses penciptaan saat ini.

Dengan begitu, tidak cuma proses penciptaan. Mekanisme kerja dalam administrasi juga jadi perihal bawah yang butuh kita sesuaikan. Sehingga industri dapat mempraktikkan sistem ini dengan hasil yang maksimal.

Perbandingan Smart Industry Serta Smart Manufacturing

Banyak orang yang menyangka kalau smart industri serta smart manufacturing merupakan perihal yang sama.

Salah satu sebabnya, sebab 2 perihal tersebut memanglah kerap disebutkan bertepatan. Walaupun tidak seluruhnya salah, terdapat sebagian perihal yang jadi perbandingan smart industri serta smart manufaktur.

Saat sebelum menguasai perbandingan antara smart industri serta smart manufaktur, terdapat baiknya Kamu menguasai cakupan ataupun ruang lingkup keduanya terlebih dulu:

Ruang Lingkup Dari Smart Manufacturing

Smart manufaktur mencakup seluruh perihal yang berkaitan dengan revolusi industri 4.0. Buat menggapai industri 4.0, hingga kita perlukan proses transformasi hal-hal pendukung yang lain. Sebab itu, ulasan tentang industri 4.0 tentu berkaitan dengan logistik 4.0, tenaga 4.0, layanan ataupun service 4.0, serta masih banyak lagi.

Dengan kata lain, smart manufacturing berpusat pada implementasi teknologi serta sistem pada prosesnya. Berikut ini merupakan sebagian contoh layanan ataupun produk yang berkaitan dengan smart manufaktur :

  • Smart grid
  • Smart service
  • Workplace serta environment
  • Mobility and traffic
  • Logistic
  • Smart home
  • Building and city

Ruang Lingkup Dari Smart Industry

Sebaliknya smart industri ataupun industri 4.0 mencakup hal-hal yang lebih luas lagi. Antara lain :

  • Cybersecurity
  • Augmented reality
  • Big data
  • Autonomous robots
  • Additive manufacturing
  • Simulation
  • System integration
  • Cloud computing
  • Internet of Things

Secara simpel, manufaktur merupakan proses pembuatan produk sampai jadi benda siap jual. Sebaliknya industri mempunyai makna yang lebih luas cakupannya. Industri tidak hanya proses penciptaan benda. Tetapi pula ekosistem serta pelayanan terpaut. Baik secara ekonomi ataupun spesial pada zona khusus tertentu.

Teknologi Utama Dari Smart Manufacturing

Ada Juga teknologi utama dari smart manufacturing, nyaris mirip dengan pekerja manusia. Ialah mengawasi (controlling), menganalisis, sampai menuntaskan pekerjaan teratur. Terlebih, konsistensi hasil penciptaan dengan mekanisme ini lebih tidak berubah-ubah.

Walaupun dalam pelaksanaannya, pemakaian mesin pula memerlukan sumber energi manusia. Berikut teknologi utama dalam mekanisme ini :

  1. Predictive Quality Analytics

Predictive Quality Analytics ialah perlengkapan buat mengukur mutu produk, komponen, dan bahan dalam proses penciptaan. Pemakaian statistical algorithms serta machine learning diterapkan buat mengekstrasi informasi yang terdapat.

Dalam proses ekstrasi informasi tersebut akan menciptakan hasil (insight). Hasil tersebut menunjukkan pola informasi, variabel, mengetahui anomali serta memprediksi tren pada masa mendatang.

Dengan begitu, industri sanggup memprediksi permasalahan penciptaan yang berujung pada penyusutan mutu. Meliputi bahan, produk, serta komponen.

  1. Machine Vision Quality Control

Machine Vision Quality Control berfungsi selaku monitoring mutu produk. Sehingga inspeksi sample dalam proses penciptaan manual tidak dibutuhkan lagi. Walaupun begitu, hasil controlling dalam mesin ini sangat akurat serta tidak berubah-ubah.

Tidak hanya efisiensi bahan sebab minimalisasi pemakaian bahan selaku sample, mesin ini pula dapat mengambil alih tenaga manusia. Paling utama dalam perihal pengawasan mutu produk.

  1. Standar Operational Procedure

Standard Operasional Procedure (SOP) merupakan instruksi langkah-langkah dalam melaksanakan kegiatan secara teratur. SOP kita gunakan buat menetapkan proses kerja teratur dengan senantiasa mencermati mutu, efisiensi serta keamanan kerja. Sehingga proses penciptaan bisa berjalan dengan baik.

Buat menunjang migrasi pabrikasi manual jadi smart factory 4.0, butuh kita dukung oleh platform yang bisa mengakomodasi. Semacam Enterprise Content Management (ECM), ialah platform yang mempunyai fiitur-fitur yang bisa mengakses control secara gampang, nyaman serta terpusat.

Tidak hanya pemakaian mesin sampai platform yang mutahir, pelatihan karyawan pula butuh kita coba. Perihal ini bertujuan supaya para karyawan bisa dengan gampang pengoprasian mesin serta fitur lunak. Sehingga kegiatan penciptaan dapat terlaksana tanpa wajib memakan waktu lama.

Khasiat Smart Manufacturing Dalam Industri 4.0

Smart Manufacturing Sebagai Jalan Menuju Industri 4.0. Pada saat ini, terdapat banyak industri besar yang mempraktikkan sistem smart manufacturing dalam operasionalnya. Tujuan utama pemakaian sistem ini pasti saja buat tingkatkan efisiensi serta produktivitas.

Tadinya, pelaksanaan sistem ini merupakan selaku pendukung ataupun aksesoris operasional penciptaan. Hendak namun, pelaksanaan sistem ini pada masa saat ini jauh melebihi perihal tersebut. Dapat dibilang, smart manufacturing sudah jadi bagian dari proses penciptaan itu sendiri.

Apalagi, sistem ini pula sudah jadi suatu keharusan dalam sesuatu industri. Spesialnya bila industri tersebut mau dapat bersaing secara internasional. Perihal ini sebab masa industri 4.0 menjadikan persaingan terus menjadi kokoh. Bukan cuma pada kancah nasional, tetapi pula internasional.

Kemudian, Apa Khasiat Smart Manufacturing Ini Pada Industri 4.0?

  1. Memesatkan Proses Operasional Serta Merendahkan Bayaran Operasional

Secara konsep bawah teknologi manufacturing pintar yang dikala ini digunakan bekerja dengan metode meniru anggota badan manusia. Semacam mata, lengan, kaki, serta otak. Bukan cuma secara wujud, tetapi pula dapat secara guna ataupun gerakan.

Biasanya, satu fitur manufaktur pintar mempunyai lebih dari satu guna gerak semacam badan manusia. Dengan begitu, proses operasional yang berjalan pada pabrik dapat berjalan dengan lebih kilat. Terlebih bila pabrik tersebut butuh mengurus sampai ribuan stok dalam satu hari.

Banyak pabrik di Indonesia yang sudah menggunakan teknologi ini. Umumnya, teknologi yang kita gunakan ialah inovasi dalam bentu Artificial Intelligence (AI), 3D visual, Internet of Things ( IoT), serta robotik. Tidak hanya menciptakan proses yang lebih kilat, pemakaian teknologi pintar ini pula bisa meminimalisir kesalahan, serta pada kesimpulannya pasti saja merendahkan bayaran operasional yang kita butuhkan.

  1. Pemecahan Dalam Mengalami COVID-19

Keadaan pandemi masih jadi tantangan industri sampai saat ini. Terlebih, virus pemicu pandemi bisa menyebar lewat kontak raga. Sehingga, anjuran buat melindungi jarak nyaman sangat ditegaskan. Kemudian, gimana teknologi bisa menolong menanggulangi permasalahan ini?

Smart Manufacturing Sebagai Jalan Menuju Industri 4.0. Saat ini, telah terdapat sebagian teknologi yang muncul buat menolong penindakan pandemi. Spesialnya COVID-19 ataupun pandemi dengan pola yang mirip dengan keadaan tersebut. Salah satu contoh smart manufacturing merupakan teknologi social distance detector. Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan buat mengetahui jarak antar manusia yang terletak pada ruangan yang sama.

Tidak hanya itu, terdapat pula teknologi attendance-with-mask system. Teknologi ini membuat sistem absensi pada industri jadi lebih kilat. Sistem tersebut pula dapat menolong mengetahui pemakaian masker pada karyawan. Apakah masker telah kita gunakan dengan pas ataupun belum.

Teknologi pintar yang lain merupakan teknologi spotter dengan basis kecerdasan buatan. Teknologi ini menolong menghitung kapasitas ruangan ataupun bangunan secara real time. Sistem ini hendak mengetahui apakah kapasitas bangunan ataupun ruangan telah overflow ataupun belum. Bila nyaris overflow, sistem hendak membunyikan alarm bila terdapat orang baru yang hendak merambah ruangan.

Bukan cuma di area ruangan serta gedung saja, sistem smart manufacturing pula dapat diterapkan di gudang. Misalnya dengan menggunakan mobil UVC trolley ataupun autonomous UVC robot. Mesin ini dapat dikontrol dengan memakai aplikasi mobil. Dan dapat melaksanakan sanitasi memakai cahaya UVC.

Baca Juga Ini Manfaat Memakai Teknologi Digital Dalam Bisnis

Kelemahan Smart Manufacturing

Pemakaian smart manufacturing memanglah membagikan akibat positif terhadap proses penciptaan. Hendak namun, sistem ini pasti mempunyai sebagian kelemahan. Selaku pelakon usaha, terdapat baiknya pula mengenali apa saja kelemahan sistem smart manufacturing ini. Sehingga, Kamu dapat mengambil keputusan dengan pas cocok dengan kebutuhan Kamu.

  1. Berkurangnya Lapangan Pekerjaan

Salah satu kelemahan utama sistem ini merupakan berkurangnya lapangan kerja. Sistem manufacturing pintar mengandalkan mesin serta teknologi buat melaksanakan bermacam aktivitas usaha. Tercantum bagian- bagian yang biasa dikerjakan oleh manusia.

Pada industri padat karya, pelaksanaan sistem manufactur semacam ini bisa menimbulkan pengurangan lapangan kerja secara signifikan. Sebab itu, pada sebagian industri yang mengutamakan penyerapan tenaga kerja, sistem ini butuh dipertimbangkan dengan baik.

  1. Sangat Bergantung Pada Internet

Biasanya, khasiat smart manufacturing baru terasa secara optimal bila kamu mempunyai koneksi internet yang normal serta mudah. Sebagian besar teknologi manufacturing pintar tergantung pada koneksi internet. Tanpa terdapatnya koneksi yang normal serta mudah, proses penciptaan malah hendak terhambat.

Tidak hanya itu, sebab senantiasa terkoneksi ke internet, kesempatan terbentuknya kejahatan siber pula hendak terus menjadi besar. Penjahat siber dapat saja masuk ke sistem kamu serta mencuri informasi rahasia serta sensifitif kepunyaan industri.

Sebab itu, saat sebelum mempraktikkan sistem smart manufacuring, kamu wajib menguasai apa itu smart manufacturing terlebih dulu. Tercantum kelebihan serta kekurangan yang dimilikinya. Dengan begitu, kamu dapat memperoleh khasiat sistem ini secara optimal. Dan mempunyai gimana penanggulangan efek cocok dengan kebutuhan.

Kontak Kami

Bagi kalian yang inggin memakai smart manufacturing sebagai jalan menuju industri 4.0 kamu bisa langsung kunjungi situs kami www.comtelindo.com atau bisa juga konsultasi bersama kami dengan cara menghubungi nomber wa kami.

Internet of Things