fbpx

Beda Sistem Operasi vs Firmware Mikrotik

Beda Sistem Operasi vs Firmware Mikrotik

 

Sistem Operasi Firmware Mikrotik – Perangkat keras router dengan merk mikrotik memakai sistem Operasi Router OS ataupun kerap di ucap ROS.

Tidak hanya itu mikrotik ROS di bundle dengan firmware yang cuma hendak berjalan di perangkat keras spesial RouterBOARD merek mikrotik.

 

Sistem Operasi Mikrotik (Router OS)

Sistem Operasi Firmware Mikrotik – Router OS merupakan sistem Operasi yang berjalan di mikrotik serta biasa kita akses lewat winbox, ssh, webfig, telnet, API.

Seluruh fitur lengkap disediakan oleh sistem Operasi ini sehingga kita dapat setting mikrotik supaya berperan cocok dengan yang kita mau.

Router OS tipe lama serta baru hendak nampak perbandingan nya dikala kamu akses melalui winbox.

Perbandingan ini umumnya terdapat di user interface, menu serta fitur nya.

 

Firmware Mikrotik

Sistem Operasi Firmware Mikrotik – Sebaliknya firmware cuma bekerja di balik layar tanpa terdapat user interface/ tampilan yang dapat amati secara langsung.

Walaupun demikian firmware memegang peranan berarti kelancaran sistem Operasi.

Dikala awal mikrotik dihidupkan, saat sebelum masuk ke sistem Operasi ROS, firmware lah yang bekerja awal kali buat mempersiapkan segalasesuatu supaya sistem Operasi dapat booting/ hidup.

Firmware mikrotik cuma otomatis terpasang pada fitur spesial“ router BOARD” buatan mikrotik.

Bila mikrotik di install di tidak hanya routerBOARD (Komputer, cloud, VPS, SBC, dll) firmware nya pun tidak akan terpasang.

 

Sistem Operasi Firmware Mikrotik: Memilih Tipe Channel Pembaharuan Mikrotik

Router OS mikrotik memiliki sebagian channel release. Masing- masing channel memiliki tujuan yang berbeda.

Kita butuh tujuan konsumsi mikrotik supaya dapat memastikan channel release yang cocok dengan kebutuhan.

 

Development

Pada channel development, fitur nya sangat baru apalagi lagi di kerjakan serta belum di test.

Fitur nya juga dapat berganti ganti, dapat di tambah ataupun di kurangin.

Kamu dapat gunakan channel development bila mau “hanya tau” fitur yang hendak terdapat di mikrotik ROS tipe selanjutnya.

Jangan gunakan tipe ini buat di terapkan di area penciptaan/ lapangan.

 

Testing

Sehabis sesi pengembangan berakhir, hingga hendak masuk ke sesi testing.

Kamu dapat turut berupaya serta memberi tahu bila menciptakan bug pada tipe testing ini.

Fiturnya juga masih dalam sesi uji ketahanan, masih dapat terdapat pergantian.

Sekali lagi jangan pakai tipe testing di router buat penciptaan/ lapangan.

Kamu dapat gunakan di router lab jaringan kamu.

 

Stable

Sehabis lolos di sesi testing, revisi telah di coba serta di tentukan telah normal hingga hendak masuk ke channel stable.

Pada sesi ini tipe router OS telah betul- betul normal, bila terdapat pembaharuan sifatnya cuma minor saja.

Kamu dapat memakai tipe stable di area penciptaan / lapangan bila menginginkan tipe yang senantiasa terkini.

 

Long Term (*saran)

Tetapi bila kamu memiliki banyak router serta malas buat mengupdate tiap saat, sebaiknya kamu pakai tipe long term.

Sebab tipe long term merupakan tipe yang sangat matang, normal, nyaman serta telah terbukti tahan banting di lapangan.

Ini merupakan tipe yang sangat di rekomendasikan buat router lingkungna produksi / di pakai di lapangan supaya router kinerjanya normal.

 

sumber

tembolok. id