fbpx

Setting Port Forwarding Mikrotik Sangat Gampang!

Metode Setting Port Forwarding Mikrotik Sangat Gampang

Setting Port Forwarding Mikrotik – Gimana cara Setting Port Forwarding Mikrotik? Bisa jadi persoalan ini timbul di benakmu kala mau mengakses jaringan lokal Kamu dari Internet.

Tetapi saat sebelum kita mengulas lebih lanjut tentang port forwarding Mikrotik, baiknya kita ikuti dahulu penafsiran serta uraian tentang apa itu port forwarding berserta fungsi dan penggunaannya.

 

Apa itu Port Forwarding? Penafsiran Port Forwarding

Port Forwarding merupakan salah satu sebutan pada jaringan komputer buat menjalankan forward (meneruskan) ataupun membuka koneksi dari sesuatu alamat IP serta port tertentu ke alamat IP serta port yang lain.

Port Forwarding bisa digunakan buat membuka akses fitur pada jaringan lokal (LAN) agar bisa diakses dari jaringan Internet.

Fitur Port Forwarding ini mirip dengan DMZ (DeMilitarized Zone) yang juga membolehkan kita buat membuka akses jaringan lokal ke Internet.

Bedanya, port forwarding cuma membuka port khusus yang di inginkan saja, sebaliknya DMZ membuka segala port.

Tidak hanya itu, Port Forwarding bisa digunakan buat membuka beberapa IP lokal, sebaliknya DMZ cuma dapat membuka satu IP lokal saja.

Dari uraian tersebut bisa disimpulkan kalau Port Forwarding jauh lebih aman sebab cuma membuka port khusus yang kita mau saja.

Lain halnya dengan DMZ yang membuka seluruh port, pastinya akan lebih rentan terhadap serbuan hacker dari Internet.

Port forwarding bisa diterapkan pada fitur router yang mempunyai fungsi firewall NAT (Network Address Translation).

Dalam perihal ini di Mikrotik juga dapat dicoba dengan menggunakan fungsi Firewall NAT adalah destination NAT (dst-nat).

 

Fungsi Port Forwarding

Fungsi utama dari port forwarding yaitu untuk membuka akses dari suatu jaringan ke jaringan lain memakai IP Address serta port yang di inginkan.

Contoh sederhananya merupakan membuka akses perangkat yang terdapat di jaringan lokal supaya dapat di akses dari jaringan Internet.

Misalnya kala kita memiliki Kamera pengaman yang ingin bisa di akses dari Smartphone lewat jaringan Internet.

Kita dapat menggunakan port forwarding buat membuka port tertentu pada IP publik serta meneruskan nya ke IP lokal serta port yang di gunakan oleh DVR Kamera pengaman nya, sehingga Kamera pengaman dapat di akses dari Internet.

Contoh lain misal kita memiliki Server Aplikasi di jaringan lokal yang ingin bisa di akses dari Internet, maka port forwarding dapat menolong hal tersebut.

Triknya sama yaitu dengan membuka port tertentu di IP Publik serta meneruskan nya ke IP serta port yang di gunakan oleh aplikasi tersebut.

 

Metode Setting Port Forwarding Mikrotik

Buat tutor Metode Setting Port Forwarding ini kita asumsikan buat membuka akses fitur di jaringan lokal ke Internet memakai port 80 http.

Jadi pastikan dahulu syarat untuk menjalankan port forwarding dari internet nya terpenuhi, adalah:

  1. Router: Di sini kita pakai Router Mikrotik yang memakai Router OS.
  2. IP Publik: Kita harus memiliki IP Publik agar bisa forward koneksi dari internet ke jaringan lokal. Dapat IP Publik statis ataupun dinamis, tetapi IP Publik dinamis agak susah sebab kerap berubah – ubah. Misalkan IP publiknya 202.123.111.222
  3. Koneksi Internet: Koneksi internet yang baik di perlukan buat mengakses jaringan lokal dari port forwarding internet.
  4. Perangkat pada jaringan lokal: Pastikan perangkat yang mau di buka akses nya telah konek ke jaringan lokal serta catat IP Address nya, misalkan IP 192.168.1.10 serta port 80.

Sehabis keempat syarat tersebut terpenuhi, kita lanjut ke metode port forwarding di Mikrotik nya:

1. Yakinkan Router Mikrotik telah terkoneksi ke jaringan lokal serta jaringan internet (IP Publik)

2. Buka Winbox Mikrotik, bila belum memiliki silakan unduh winbox

3. Masuk ke menu IP => Firewall => buka tab NAT => Tambahkan rule baru dengan klik icon +

4. Masukkan parameter berikut ini:

– Tab GeneralChain: dstnat

– Dst. Address: 202.123.111.222 (IP Publik Mikrotik)

– Protocol: tcp

– Dst. Port: 8080

5. Tab Action

– Action: dst- nat

– To Addresses: 192.168.1.10 (IP Fitur lokal)

– To Ports: 80

 

Ataupun dapat gunakan perintah ini di terminal:

ip firewall nat add action=dst-nat chain=dstnat dst-address=202.123.111.222 dst-port=8080 protocol=tcp to-addresses=192.168.1.10 to-ports=80

Silakan ubah IP Address serta port sesuai dengan keinginan Kamu.

Maksud dari perintah port forwarding tersebut adalah Kita akan melewatkan IP Publik 202.123.111.222 port 8080 ke IP lokal 192.168.1.10 port 80.

Buat mengakses perangkat di jaringan lokal dari Internet kita tinggal mengakses IP Publik beserta port nya di website browser dengan format seperti ini http://202.123.111.222:8080 maka Router Mikrotik akan memusatkan koneksinya ke IP 192.168.1.10:80.

Oke jadi begitu saja uraian serta tutor Metode Setting Port Forwarding Mikrotik memakai winbox.

Mudah – mudahan tutor Mikrotik Indonesia ini bisa menolong Kamu dalam membuat port forwarding di Mikrotik.

 

sumber

tutorialmikrotik.com