fbpx

Metode Setting Hotspot Mikrotik Lengkap!

Cara Setting Wifi Mikrotik Lengkap Dengan Penjelasannya

Metode Setting Hotspot Mikrotik – Metode Setting Hotspot Mikrotik dengan gampang serta lengkap akan kita bahas pada tutor Mikrotik kali ini.

Perangkat Mikrotik mempunyai fitur yang banyak serta bermacam – macam, salah satu fitur yang terkenal serta banyak di pakai adalah Hotspot Mikrotik.

Tetapi mengerti kah Kamu Apa itu Hotspot Mikrotik? Apa bedanya Hotspot Mikrotik dengan WiFi biasa? Gimana Metode Seting Hotspot Mikrotik?

Nah, pada kesempatan kali ini akan Kita bahas secra mendalam tentang persoalan tersebut.

 

Apa Itu Hotspot Mikrotik?

Hotspot Mikrotik merupakan salah satu fitur unggulan yang terdapat pada perangkat Mikrotik yang memakai sistem operasi RouterOS.

Fitur ini berperan sebagai gateway ataupun pintu gerbang untuk akses ke dalam jaringan, baik intranet ataupun internet.

Hotspot Mikrotik menyediakan fitur otentikasi dengan menunjukkan halaman login kepada user / client yang ingin terkoneksi ke jaringan.

User / client wajib memasukkan rincian login berbentuk username serta password untuk bisa mengakses jaringan.

Banyak orang yang mengira kalau Hotspot Mikrotik itu identik dengan Wifi ataupun jaringan wireless.

Sementara itu sesungguhnya Hotspot Mikrotik itu tidak cuma dapat di gunakan buat koneksi Wifi (WLAN). Hotspot Mikrotik juga bisa di gunakan untuk jaringan Kabel (LAN).

Perihal ini karena pada pengaturan Hotspot Mikrotik bisa di gunakan pada bermacam interface, semacam interface wlan serta eth.

Tetapi pada realitasnya pelaksanaan Hotspot Mikrotik ini lebih banyak di gunakan pada jaringan wireless sehingga orang – orang lebih mengerti kalau Hotspot Mikrotik itu berbentuk Wifi.

 

Fitur Dan Guna Hotspot Mikrotik

Fitur Otentikasi

Hotspot Mikrotik mempunyai beberapa tata cara otentikasi yang dapat kita pakai untuk menyediakan login user / client.

Salah satunya adalah database client lokal yang membolehkan kita membuat user  dan client di simpan di dalam Mikrotik itu sendiri.

Tidak hanya itu terdapat juga otentikasi memakai RADIUS (Remote Authentication Dial-In User Service) Server.

Kita dapat memakai Remote RADIUS server yang terletak di posisi berbeda ataupun membuat RADIUS Server sendiri di dalam Mikrotik nya yang bernama Mikrotik Usermanager.

Tetapi tidak seluruh perangkat Mikrotik dapat di install RADIUS Server.

 

Fitur Manajemen User

Hotspot Mikrotik membolehkan kita buat mengendalikan user / client dengan gampang berkat fitur yang terdapat di dalam nya.

Kita dapat mengendalikan IP Address, Bandwidth masing – masing user, pembatasan login user, dsb.

 

Sistem IP Binding

Sistem IP Binding membolehkan kita buat mengendalikan user mana saja yang dapat mengakses jaringan tanpa butuh login.

Kebalikannya, kita dapat dapat melaksanakan blokir user mana saja yang tidak boleh login ke jaringan.

 

Sistem Walled-Garden

Sistem Walled-garden membolehkan kita buat mengendalikan akses kemana saja yang dapat di akses user tanpa butuh login.

Dengan fitur walled-garden ini, user yang belum login dapat mengakses alamat web / IP address tertentu meski belum login.

 

Mengendalikan Tampilan Halaman Login Hotspot Mikrotik

Halaman login Hotspot Mikrotik merupakan pintu gerbang untuk user / client buat bisa mengakses jaringan.

Tampilan halaman login Hotspot mikrotik ini bisa kita rubah serta modifikasi cocok kemauan serta kebutuhan.

Kita juga dapat mengubah halaman login Hotspot Mikrotik dengan template halaman login Hotspot Mikrotik yang telah jadi yang dapat kita unduh dari Internet.

 

Perbandingan Otentikasi Hotspot Mikrotik dengan Koneksi Wifi Biasa

Mengerti kah kamu perbandingan internet sharing biasa dengan Hotspot? Bisa jadi kamu kerap menciptakan sinyal internet wifi yang di password dengan memakai WPA ataupun WEP.

Kamu akan bisa internetan bila memasukkan password dengan benar. Jadi siapa saja dapat mengakses wifi itu bila tau password nya sebab password nya cuma terdapat satu.

Berbeda dengan tata cara Hotspot , yang mana mayoritas wifi Hotspot tidak di password dan seluruh user dapat konek setelah itu akan di tunjukan ke halaman login di Website Browser.

Masing – masing user dapat login dengan username serta password yang berbeda – beda. Tata cara semacam inilah yang kerap kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, ataupun zona publik yang lain.

 

Metode Setting Hotspot Mikrotik

Melakukan Setting Mikrotik buat di jadikan WiFi Hotspot lumayan gampang di coba. Tetapi, saat sebelum dapat melakukan setting Hotspot Mikrotik, kita wajib memastikan perangkat Mikrotik nya telah dapat tersambung ke Internet.

Tidak hanya itu, yang paling penting adalah memastikan topologi yang mau di gunakan dalam membangun sistem wifi hotspot ini.

Topologi hotspot ini penting sebab akan mementukan tipe perangkat serta metode seting mikrotik nya.

 

Topologi Hotspot Mikrotik

Pada kesempatan kali ini akan di bahas 2 topologi berbeda yang akan memastikan Metode Setting Hotspot Mikrotik, serta perangkat apa saja yang di butuhkan.

Perbandingan Topologi Hotspot Mikroik nya terletak pada pemakaian fitur Access Point.

 

Topologi Hotspot Mikrotik Memakai Access Point Internal Mikrotik

Dalam topologi ini, kita memakai Access Point Wifi dari internal mikrotik itu sendiri.

Sehingga kita wajib memastikan kalau fitur Mikrotik yang di gunakan mempunyai interface wlan (wireless lan).

Hal ini sangat penting, sebab bila mikrotik nya tidak mempunyai interface wlan ini maka ia tidak dapat menyebarkan Hotspot lewat Wifi.

Serta kalo ingin melakukan itu wajib memakai perangkat wifi external yang di jadikan Access point.

 

Topologi Hotspot Mikrotik memakai Access point External

Berbeda dari topologi sebelumnya, topologi ini tidak membutuhkan interface wlan pada Mikrotik.

Sehingga kita membutuhkan perangkat wifi external yang akan di jadikan Access point Wifi hotspotnya.

Misal memakai Access Point wifi merek TP-Link, D-link, Ruckus, ataupun merek yang lain.

Wifi Access Point external ini nantinya di hubungkan dengan port eth Mikrotik yang telah di atur untuk hotspot.

 

Bimbingan Metode Setting Hotspot Mikrotik

Bila telah memastikan ingin memakai Topologi hotspotnya, saat ini kita lanjut ke metode setting Hotspot Mikrotik nya. Langkah – langkah metode setting wifi ini dapat di gunakan buat kedua topologi di atas. Tetapi butuh di sesuaikan interface mana yang akan di gunakan wifi nya.

Langkah langkahnya:
  • Login ke Winbox, bila belum memiliki aplikasi Winbox silakan Unduh Winbox Mikrotik
  • Tentukan interface mana yang akan di gunakan buat hotspot. Bila memakai topologi nomor 1 maka pilih interface wlan, bila memakai topologi nomor 2 maka pilih interface eth.
  • Bila memakai wlan, maka aktifkan interface wlan nya serta setting memakai fashion AP-Bridge, Pilih Frekuensi, serta beri nama SSID Wifi nya.
  • Bagikan IP Address pada interface yang akan dijadikan hotspot, masuk ke menu IP => Addresses => klik icon + => masukkan IP Address nya, misalkan 192.168.10.1/24 => pilih interface yang ingin diberikan IP Address => OK
  • Berikutnya kita mulai buat Metode Setting Hotspot Mikrotik nya. Masuk ke menu IP => Hotspot => klik opsi Hotspot Setup
  • Pilih interface yang akan dibuat untuk Hotspot, misal wlan1 => klik Next
  • Isikan IP Address, bila sudah menambahkan IP Address pada langkah sebelumnya, maka opsi ini telah terisi secara otomatis => klik Next
  • Tentukan range IP Address yang akan di berikan ke client Hotspot pada DHCP Server. Opsi ini telah terisi secara otomatis, tetapi bila mau mengubah IP Address nya silakan saja disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Pilih SSL Certificate yang akan digunakan, pilih saja none => klik Next
  • Memasukkan IP Address buat SMTP Server, di opsi ini kosongkan saja => klik Next
  • Memasukkan DNS Server, kita dapat pakai DNS Google 8.8.8.8 ataupun Cloudflare 1.1.1.1 => klik Next
  • Memasukkan DNS Name untuk menggunakan nama domain pada Hotspot Server Mikrotik nya. Bila opsi ini diisi dengan alamat domain tertentu, maka alamat domain tersebut akan mengambil alih IP Address Hotspot nya. Misal diisikan wifi.abc.com, maka alamat itu akan mengambil alih IP Address Hotspot nya. Tetapi bila tidak diisi, alias dikosongi saja maka IP Address yang digunakan. Kita dapat kosongkan saja => klik Next
  • Disini Hotspot Mikrotik telah sukses dibuat

Kesimpulan

Jika Kamu memakai topologi nomor 1, silakan coba konek ke wifi mikrotik nya. Bila setting Hotspot Mikrotik nya benar, maka seharusnya sehabis konek wifi akan di lempar ke halaman login Hotspot, dan Kamu tidak dapat mengakses internet saat sebelum login.

Bila memakai topologi nomor 2, silakan koneksikan interface (port) eth yang di gunakan buat Hotspot ke Wifi Access Point External. Di sini di butuhkan setting bonus pada perangkat Access Point External itu terlebih dulu dengan mode Access Point ataupun mode bridge, bukan mode Router.

 

sumber

 

tutorialmikrotik.com