fbpx

Mengenal Power Supply / PSU PC Hingga Ke Akarnya!

Mengenal Power Supply / PSU PC Hingga Ke Akarnya!

Apa itu PSU PC? Power supply atau PSU PC adalah salah satu komponen hardware  yang berperan sebagai penyedia listrik dan penyuplai daya yang digunakan untuk menyalakan komputer dan perangkat pendukung lainnya.

Hardware ini, Power supply atau PSU PC memiliki input berupa arus AC yang berubah tegangan menjadi DC agar dapat diterima komponen perangkat lainnya. Biasanya, hardware yang satu ini memiliki bentuk kotak persegi.

Selain dapat mengubah arus AC ke arus DC, power supply ini juga mengatur tegangan dan yang mengalir ke perangkat untuk mencegah overheating pada komponen yang di lewatinya.

Kalua begitu, sekarang saatnya kita masuk ke pembahasan yang lebih dalam, mari simak ulasannya!

 

Fungsi Power Supply DC

Setelah mengetahui pengertian dasar dari power supply, sekarang kita akan membahas tentang fungsi PSU dalam komputer. Kegunaan power supply adalah memberikan daya arus listrik ke berbagai komponen atau hardware yang berada di dalam komputer.

Sebagaimana kita tahu, sumber energi listrik yang berasal dari stop kontak normalnya masih berbentuk AC. Ketika energi listrik AC masuk ke power supply, maka energi listrik akan dikonversi menjadi DC. Daya DC inilah yang kemudian disalurkan ke semua komponen yang ada di dalam komputer agar dapat bekerja.

Dan tidak lupa juga, salah satu sisi power supply umumnya tersedia kipas yang berguna untuk membuang udara panas dari dalam komputer. Selain itu, pada power supply juga terdapat sebuah port male yang berfungsi sebagai konektor antara sumber energi listrik dan power supply.

 

Jenis – Jenis Power Supply

Berdasarkan Rancangannya

Power Supply dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Power Supply Internal

Yaitu power supply yang terintegrasi dengan motherboard atau mobo. Sebagian besar komputer desktop memiliki power supply internal yang terhubung langsung ke motherboard.

Contohnya adalah Ampilifier, Televisi, DVD Player. Di mana Power supply nya menyatu dengan motherboard di dalam casing perangkat tersebut.

 

  1. Power Supply Eksternal

Yaitu power supply yang terpisah dari motherboard atau mobo perangkat elektroniknya. Anda bisa lebih mudah melihat power supply ini secara fisik.

Contohnya adalah charger Laptop, charger Smartphone dan Komputer itu sendiri.

 

Baca Juga: Manfaat Database Bagi Perusahaan

 

Berdasarkan Fungsinya

Berikutnya ada Jenis PSU berdasarkan fungsinya.

Ada dua jenis power supply yang umum digunakan pada komputer dan keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Power Supply dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Power Supply AT

Bisa di bilang ini merupakan jenis power supply yang di gunakan dan di buat untuk komputer jaman dulu. Contohnya seperti pada tipe Pentium II & III pada sekitar tahun 1997. Sehingga untuk saat ini penggunaan Power Supply AT sudah jarang di temukan pada jenis perangkat komputer terbaru, atau mungkin sudah tidak ada lagi.

Ciri-ciri power supply AT:

– Memiliki 8-12 terminal output yang terhubung pada motherboard atau mobo

– Memiliki daya di bawah 250 watt

– Karena tombol power On dan Off terhubung dengan casing komputer, maka untuk mematikannya harus di lakukan secara manual pada saat shut down komputer. Jadi hanya komputer saja yang Off, untuk PSU tidak Off.

 

  1. Power Supply ATX

Yang kedua ada Power Supply ATX yang merupakan pembaruan dari jenis Power Supply AT. Power supply ini memiliki desain yang lebih kompleks dengan sumber pasokan energi listrik yang lebih efisien.

Power Suplly ATX saat ini banyak di temukan pada jenis komputer generasi terbaru jaman sekarang. Di mana pengoperasiannya bisa terkontrol dengan adanya software yang sudah terinstal dalam komputer. Berkat Power Supply ATX ini lah sekarang kita bisa atur PSU dalam beberapa mode seperti mode tidur, mode siaga dan mode saat komputer di matikan.

Ciri-ciri Power Suplly ATX:

– Memiliki 20 sampai 24 terminal output yang terhubungan dengan motherboard atau mobo pada komputer

– Memakai daya yang lebih dari 250 watt

– Ketika PC di shut down maka power supply ini akan mati ikut mati

 

Berdasarkan Kebutuhannya

Jika kita sudah membahas tentang jenis PSU berdasarkan rancangan dan fungsinya, sekarang kita masuk ke berdasarkan kebutuhannya. Yaitu:

  1. Adjustable Power Supply

PSU ini dapat mengubah dan mengatur arus serta daya listriknya sesuai kebutuhan. Umumnya, arus listrik di ubah menggunakan knob mekanik pada perangkat.

 

  1. Regulated Power Supply

Jenis regulated power supply di gunakan untuk menjaga stabilitas dan jumlah tegangan dan energi listrik yang bisa di terima dan di gunakan sebuah perangkat.

Salah satu contoh power supply regulated adalah kepala charger smartphone yang biasanya di batasi dari sisi watt nya untuk menghindari overheating.

 

  1. Unregulated Power Supply

Sesuai dengan namanya, unregulated power supply adalah tipe PSU yang memungkin pengguna untuk mengubah daya energi listrik sesuai kebutuhan.

Jenis catu daya yang ini umumnya di pasang pada perangkat dinamis yang seringkali berubah dan tidak mempunyai sumber dan beban listrik yang tetap.

 

Komponen

Nah, kali ini kita akan jabarkan komponen dari power supply ini. Berikut adalah penjelasannya:

 

  1. Transformator

Salah satu komponen utama dan terpenting yang ada di dalam power supply adalah transformator, yaitu komponen yang memiliki fungsi untuk memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi yang di sebut elektromagnetik.

 

  1. Dioda

Kemudian ada dioda, komponen ini merupakan gabungan dari dua kata elektroda yaitu anoda dan katoda. Fungsinya sendiri adalah untuk menghantarkan arus pada tegangan maju kemudian menghambat arus aliran tegangan balik.

 

  1. Kapasitor

Elemen yang berfungsi untuk mengubah tegangan arus AC ke DC. Dengan adanya kapasitor, dapat membuat pernyearah arus menjadi stabil

 

  1. Resistor

Komponen penting lainnya ada resistor. Resistor adalah perangkat yang membantu Power Supply dalam menurunkan tegangan, membagi tegangan, dan membatasi arus listrik yang masuk, sehingga akan dapat mengontrol perangkat-perangkat keras yang ada pada motherboard dengan baik.

 

  1. IC Regulator

Fungsi utama komponen yang satu ini adalah bertugas untuk mengatur tengan rangkaian elektronik akan tetap selalu stabil.

 

  1. LED

Komponen terakhir ini memiliki fungsi untuk memberitahukan apakah ada arus listrik yang masuk dan apakah power supply dapat di gunakan (tidak rusak)

 

Cara Kerja Power Supply

Ketika menyalakan power pada komputer, maka power supply akan melakukan pemeriksaan dan tes sebelum menjalakan sistem komputer tersebut. Jika tes berjalan dengan baik maka power supply akan mengirim sinyal ke motherboard atau mobo sebagai pertanda bahwa sistem komputer siap dan aman untuk beroperasi.

Selanjutnya, power supply akan membagi daya sesuai dengan kapasitas yang di perlukan masing-masing komponen pendukung di dalam komputer. Selain menyalurkan daya listrik ke komponen komputer, power supply juga menjaga stabilitas arus listrik pada berbagai komponen pendukung tersebut.

Jika terjadi gangguan pada power supply, maka akan menyebabkan gangguan aliran daya pada komponen-komponen komputer. Maka dari itu, power supply juga bagian terpenting di dalam komputer. Karena PSU adalahgerbang pertama untuk menentukan komputer dapat bekerja dengan baik atau tidak.

 

Demikianlah ulasan singkat tentang Power Supply atau PSU PC. Kunjungi Website Resmi PT Comtelindo untuk mendapatkan informasi menarik tentang teknologi lainnya.

 

 

Sumber: goldenfast.net, maxmanroe.com, teknodaim.com