fbpx

Mengatasi CPU Load Mikrotik Tinggi

Cara Mengatasi CPU Load Mikrotik Tinggi

Mengatasi CPU Load Mikrotik Tinggi – Mikrotik kamu hadapi load CPU tinggi sampai 100% yang menimbulkan jaringan tersendat, lemot, putus- putus?

Di sini kamu akan belajar menguasai mengapa CPU load mikrotik dapat besar yang menimbulkan jaringan jadi tidak lancar.

Serta yang sangat berarti, kamu akan dapat menanggulangi CPU load mikrotik tinggi dengan sangat gampang tanpa butuh dorongan orang lain.

 

Penyebab CPU LOAD besar di Mikrotik

Load CPU mikrotik yang tinggi dapat di akibatkan oleh sebagian perihal, mulai dari spek hardware yang sangat rendah, sampai settingan yang kurang pass.

Kita pula dapat mengecek process mana yang memakan banyak CPU di mikrotik memakai menu Tool => profile.

 

Menggunakan Mikrotik Tidak Semestinya

Bila kita memaksakan mikrotik yang speknya pas – pasan, misal memakai mikrotik dengan harga di bawah 800rb buat di pakai selaku router utama tentu CPU nya tidak akan kuat.

Sebab minimun bila mau memakai mikrotik selaku router utama wajib telah multi core / thread serta frekuensi CPU telah diatas 600Mhz.

Bila memforsir memakai mikrotik singe core dengan cpu di bawah 700MHz maka CPU mikrotik akan besar sekali.

 

Mangle Tidak Efektif

Buat manupulasi / mengendalikan traffic layer 3 pada mikrotik kita memakai fitur connection tracking di menu mangle.

Di sini kita dapat menandai koneksi, paket serta routing.

Seluruh proses tersebut sangat memakan resource CPU serta RAM.

Yang kerap terjadi merupakan CPU load CPU jadi tinggi saat kita membuat mangle yang kurang efisien (satu paket di baca berulang kali) sehingga konsumsi CPU jadi tinggi.

 

Filter / Firewall Tidak Efektif

Begitu pula yang terjadi saat kita membuat filter / firewall buat koneksi yang melewati router.

Bila tidak di coba dengan efisien akan sangat membebani CPU.

 

Bridge Tanpa Hardware Offload

Fitur bridge di mikrotik memanglah sangat mempermudah kita dikala setting, tetapi bila kita tidak memakai fitur bridge dengan bijak, dampaknya bisa parah.

Traffic yang harusnya melalui switch chip wajib melalui ke CPU dahulu serta kesimpulannya malah membuat CPU load mikrotik jadi tinggi.

 

Router Merangkap Switch

Router mikrotik memanglah dapat berperan selaku switch memakai fitur bridge maupun switch chip.

Tetapi bila kamu memaksakan untuk menjadikan router mikrotik sekalian switch, bukanlah keputusan yang bijak.

Sebab perihal ini dapat menyulitkan dikala proses troubleshooting serta bisa jadi pemicu CPU load mikrotik tinggi.

 

Solusi Supaya CPU Load Mikrotik Turun / Rendah / Berkurang

Berikut merupakan sebagian perihal yang dapat kamu jalani buat menanggulangi atapun menjauhi supaya pemakaian CPU mikrotik tidak besar besar.

 

Pilih & Pakai Mikrotik Yang Sesuai

Sebagian besar permasalahan CPU load tinggi terjalin kala kita memakai mikrotik seadanya (CPU kecil) buat melaksanakan pekerjaan besar.

Pasti saja mikrotik tersebut tidak akan kuat, misalnya memakai mikrotik single core buat dijadikan router utama wifi voceran.

Solusinya merupakan kita wajib memilah hardware mikrotik yang speknya cocok dengan beban jaringan yang hendak dibebaankan ke perlengkapan tersebut.

Kita wajib memilah mikrotik bersumber pada kebutuhan, bukan berdasar harga.

 

Upgrade Mikrotik

Sepatutnya kamu menyadari, pada awal mulanya CPU load nya tidak settingi di kala ini kala client meningkat, traffic membengkak ataupun aspek perkembangan lain yang merangsang menaiknya pemakaian CPU.

Bila pemakaian CPU naik bersamaan pertumbuhan jumlah client ataupun rule yang kamu buat, itu maksudnya kamu di wajibkan buat mengupgrade mikrotik ke spek yang lebih besar.

 

Buat Mangle Se-Efektif Mungkin

Bila kamu telah gunakan mikrotik dengan spek yang mamadai tetapi CPU load masih tinggi, mungkin besar permasalahan terdapat di settingan.

Paling utama settingan mangle yang kamu gunakan buat mark koneksi, paket serta routing.

Ketiga proses tersebut sangat boros CPU, jadi kamu wajib membuat rule seefektif mungkin.

Pakai fitur passthough buat memastikan kapan paket yang sudah di filter akan di teruskan ke rule selanjutnya ataupun lumayan sampai di sana supaya kinerja CPU dapat di hemat.

 

Buat Filter / Firewall Se-Efisien Mungkin

Sama seperti pada permasalahan mangle, buat dan atur firewall rule supaya berjalan efisien.

Buatlah paket / koneksi yang sudah di filter tidak terus menerus di baca (lumayan sekali aja).

Kalo uda lolos ya sudah, gak usah di baca lagi berulang – ulang supaya dapat mengirit CPU.

 

Aktifkan Hardware Offload

Buat menjauhi pemakaian CPU di kala kita memakai bridge, baiknya kita aktifkan opsi hardware offload pada bridge port.

Dengan begini traffic yang terdapat di bridge akan memakai switch chip, bukan CPU.

 

Gunakan Managable switch

Baiknya tugas pengelolaan traffic di layer 2 serta 3 di pisah, pakai switch managable buat bermain VLAN ataupun management traffic layer2.

Sebaliknya router di fokuskan cuma buat menanggulangi routing saja di layer 3.

 

sumber

 

tembolok.id