fbpx

Memahami Fungsi Mikrotik Switch

Memahami Fungsi Mikrotik Switch (CSS & CRS)

Memahami Fungsi Mikrotik Switch – Mikrotik switch adalah fitur layer 2 data link (MAC address), yang mengendalikan jalannya frame paket disuatu jaringan.

Mikrotik switch model Cloud Smart Switch (CSS) serta Cloud Router Switch (CRS) masuk dalam jenis managable switch.

Fungsi universal dari managable switch (apapun merknya) antara lain:

 

Mengamankan Jaringan

Alasan yang pertama kenapa kita memakai managable switch adalah untuk mengamkan jaringan fisik.

Tujuannya orang tidak dapat asal colok serta konek di port suatu switch, tiap port dapat di setting supaya berperan dengan sangat khusus.

Misal pada port 1 di setting cuma dapat akses internet, tidak dapat akses ke jaringan lokal.

Walaupun memakai aplikasi network analyzer semacam wireshark, traffic yang terdapat di network tidak akan nampak.

Bila managable switch di atur dengan benar serta pas, akan dapat menghalau serbuan hacker walaupun memiliki akses secara fisik.

 

Prioritas Traffic Local Link (LAN)

Kemudian untuk alasan yang kedua adalah prioritas traffic LAN. Managable switch sanggup memprioritaskan traffic yang di lewatkan nya bersumber pada mac address, IP, VLAN.

Perihal ini untuk membenarkan traffic – traffic berarti akan di lewatkan dahulu di jaringan.

Bila jaringan penuh traffic yang di prioritaskan akan melalui duluan sehingga tidak terdapat lag maupun loss.

 

Redundacy

Selanjutnya Managable switch dapat di atur buat fail over / redudancy, di mana bila terdapat satu jalur yang gagal (kabel putus / switch mati) dapat otomatis di alihkan ke fitur backup.

Dengan begini network lebih dapat di andalkan serta mengurangi apalagi menghilangkan down time.

Perihal ini tidak dapat di coba oleh unmanage switch.

 

Membuat Segemen Network Terpisah (VLAN)

Setelah itu, saat host jaringan telah sangat banyak, kita butuh melakukan segmentasi supaya lebih kecil, gampang di kelola serta di atur traffic nya.

Misal network buat divisi A berbeda dengan network divisi B serta seterusnya.

Dengan begini saat network divisi A error, tidak akan pengaruhi network divisi B sehingga dapat lebih gampang untuk revisi.

 

Memonitor Performa Network

Mikrotik Switch di lengkapi dengan fitur SNMP yang dapat di gabungkan dengan aplikasi MRTG buat memantau performa jaringan.

Kamu dapat melihat besarnya serta tipe traffic yang berjalan di jaringan.

 

sumber:

tembolok.id