fbpx

Manfaat Database Bagi Perusahaan

Manfaat Database Bagi Perusahaan

Bertemu lagi dengan Admin yang kali ini akan membahasan tentang Manfaat Database Bagi Perusahaan. Penerapan database pada perusahaan memiliki fungsi dan peran penting dalam mendukung proses bisnis agar lebih efektif dan efisien. Sebab, database merupakan salah satu komponen utama dalam sistem informasi, yang merupakan dasar dalam menyediakan suatu informasi bagi para pengguna.

Dalam pengelolaannya, database menggunakan sebuah perangkat lunak database yang disebut DataBase Management System (DBMS). Itulah mengapa dibutuhkan basis data dan dbms dalam suatu sistem data agar sistem database dapat bekerja dengan maksimal.

Dapat di artikan, database adalah sebagai kumpulan berbagai data dan informasi yang tersimpan dan terorganisir di dalam komputer secara sistematis. Yang dapat diperiksa dan diolah dengan menggunakan perangkat lunak untuk mendapatkan informasi dari database tersebut. Sehingga hubungan antara informasi dan data tidak akan hilang selama ada perangkat lunak di dalamnya.

 

Manfaat Dari Database Dalam Sistem Manajemen

Manfaat Database Bagi Perusahaan – Tentu saja database bukan sekadar kumpulan informasi dan data yang perlu di cadangkan agar tersimpan dengan aman. Database juga berfungsi untuk pengkategorian data yang bertujuan untuk memudahkan pengelompokan data. Hal ini tentu dilakukan dengan cara yang berbeda-beda untuk menghindari penyimpanan double data saat dimasukkan ke dalam sistem.

Tidak hanya hal di atas, dalam menghapus data yang tidak dibutuhkan, mengupdate data dan juga memasukkan data yang baru, database juga bisa jadi alternatif lain untuk media penyimpanan. Karena komputer memiliki media penyimpanan yang terbatas.

Untuk penjelasan lebih lanjutnya, mari simak ulasan berikut ini:

Fungsi dan Manfaat Database

Manfaat Database Bagi Perusahaan – Berikut adalah kumpulan fungsi dan manfaat database yang sudah admin kumpulkan menurut beberapa sumber:

1. Mempermudah Pengelompokan Data dan Informasi Sehingga Lebih Mudah Dimengerti.

Database membuat pengelompokan data menjadi lebih mudah. Data dan informasi dapat di kumpulkan berdasarkan kategori sehingga mudah di pahami oleh siapapun yang menggunakannya. Dengan data yang terorganisir, menjadikan informasi yang di butuhkan menjadi tersalur dengan cepat dan tepat.

 

2. Mencegah Terjadinya Duplikat Data Maupun Inkonsistensi Data.

Database menjadikan pengelompokan data lebih efektif. Mencegah data terduplikasi dan menghindari adanya data yang tidak konsisten. Database juga dapat mengurangi kemungkinan data ganda atau berulang dalam berkas-berkas yang berbeda.

 

3. Mempermudah Proses Penyimpanan, Akses, Pembaharuan, dan Menghapus Data Dalam Perusahaan.

Dengan adanya database dalam sebuah perusahaan, proses penyimpanan, akses, pembaharuan, dan penghapusan data bisa di lakukan dengan mudah. Selain itu, data pada database tidak mudah di ubah oleh semua orang meskipun data di gunakan oleh berbagai pihak, karena dapat di kontrol dari server pusat saja.

 

4. Menjaga Kualitas Data dan Informasi Sesuai Dengan yang di Input.

Kualitas data yang di simpan dalam database lebih terjaga, sehingga hasil data yang download akan sama dengan hasil data yang di upload ke dalamnya. Database memungkinkan integritas informasi terjaga, karena database akan memastikan data akurat, mudah di akses, konsisten, dan berkualitas.

 

5. Membantu Meningkatkan Kinerja Aplikasi yang Membutuhkan Penyimpanan Data.

Kinerja aplikasi yang di gunakan oleh perusahaan yang tergolong memakan penyimpanan data pun dapat teratasi. Dan akhirnya, aplikasi tersebut mampu membantu meningkatkan keuntungan perusahaan. Database yang di buat dan di kelola dengan baik juga dapat membantu perusahaan membuat aplikasi baru tanpa mengubah struktur database yang sudah ada.

 

6. Menjaga Kerahasiaan Data Perusahaan Dari Kompetitor.

Keamanan data dan informasi sebuah perusahaan akan sangat terjamin dengan adanya kode akses pada data-data tertentu yang tidak di buka untuk semua kalangan. Database perusahaan yang di kelola dengan DataBase Management System (DBMS) biasanya di lengkapi dengan manajemen pengguna yang memungkinkan pembuatan hak akses berbeda-beda antara satu pengguna dengan yang lain. Dan hanya bisa di ubah oleh orang yang memiliki akses ke server pusat saja.

 

7. Memudahkan Berbagi Data Antar Karyawan Perusahaan.

Adanya database memungkinkan pembagian data atau informasi kepada sesama pengguna yang lain. Database dapat di gunakan secara bersamaan dalam suatu perusahaan, misalnya di akses secara bersamaan antara admin, bagian pemasaran, dan manajemen. Dalam waktu bersamaan mereka memerlukan database tentang data pemasok, tetapi tidak harus membuat database masing-masing.

 

8. Membantu Proses Penyimpanan Data yang Besar.

Database dapat berupa kumpulan gambar, video, dokumen, tabel, dan arsip yang terhubung dan tersimpan dalam media elektronik. Bayangkan saja jika kita menyimpan data tersebut menggunakan cara yang konvensional, berapa banyak penyimpanan yang di butuhkan untuk menyimpan itu semua. Apa lagi jika sudah sekelas perusahaan, pasti bakal banyak juga biaya yang di keluarkan untuk kebutuhan penyimpanan dokumentasi.

 

Baca Juga: Inilah Situs Penyedia Gambar Gratis Berkualitas Tinggi

 

Tipe Database

Manfaat Database Bagi Perusahaan – Jika melihat dari tipenya, database dapat dikelompokkan menjadi:

1. Pertama, Operational Database.

Operasional database (basis data operasional), yakni database yang menyimpan data terperinci yang di butuhkan untuk mendukung operasi organisasi secara keseluruhan. Tipe database ini bisa menyimpan data secara rinci dan detil supaya mudah di akses.

 

2. Kedua, Relational Database.

Relational database (database relasional), merupakan standar komputasi bisnis dan database yang paling banyak di gunakan saat ini. Tipe database ini cukup populer sebab pengguna bisa mencari atau mengakses informasi pada tabel berbeda.

 

3. Ketiga, Distributed Database.

Distributed database (basis data terdistribusi), kelompok kerja dan departemen database lokal di berbagai kantor dan tempat kerja lainnya. Tipe ini bisa mendistribusikan suatu data dengan cara tersebar dan tetap saling berkaitan serta bisa di akses bersama. Database tipe ini biasanya di pakai lembaga atau perusahaan. Tentu saja perusahaan atau lembaga tersebut yang punya beberapa cabang, sehingga bisa memudahkan pengguna mengakses data di tempat satu ke tempat lain.

 

4. Keempat, External Database.

External database (database eksternal), yakni database yang menyediakan akses ke data pribadi eksternal dan online. Tipe ini dapat memberikan akses ke bagian eksternal. Di sini data di simpan dan di gunakan untuk kepentingan komersial. Aksesnya juga cukup mudah sebab di gunakan untuk publik dan lebih efisien.

 

5. Kelima, Analytical Database.

Analytical database (database analitik), yaitu jenis database untuk menyimpan informasi dan data yang di ambil dari database operasional dan eksternal. Kumpulan data ini berguna untuk mengolah data yang inputnya di ambil dari database jenis external dan juga database operational.

 

6. Keenam, Data Warehouse Database.

Data warehouse (gudang data), ialah gudang data yang menyimpan berbagai data dari tahun-tahun sebelumnya hingga sekarang.

 

7. Ketujuh, End-User Database.

End-user database (database pengguna akhir), jenis penggunaan database ini merupakan untuk pengguna terakhir saja dari berbagai macam dan jenis database.

 

8. Ke delapan, Navigational Database.

Navigational database, penelusuran database, kueri menemukan objek yang di ikuti referensi objek tertentu.

 

9. Selanjutnya Real-Time Database.

Real-Time Database (basis data waktu nyata), yakni sistem pengolahan yang di rancang dalam menangani beban kerja suatu negara yang bisa berubah-ubah, mengandung data terus menerus, dan sebagian tidak berpengaruh terhadap waktu.

 

10. Berikutnya Document Oriented Database.

Document Oriented Database (basis data berorientasi dokumen), satu di antara perangkat lunak komputer yang di buat untuk sebuah aplikasi dan berorientasi pada dokumen.

 

11. Lalu Ada In Memory Database.

In Memory Database (database dalam memori), database yang tergantung pada memori untuk menyimpan informasi atau data di komputer.

 

12. Terakhir Database Hypermedia Web.

Database Hypermedia Web, satu set halaman multimedia yang saling berhubungan dari sebuah situs web, terdiri dari halaman utama dan hyperlink multimedia (gambar, teks, grafik audio, dan lain sebagainya).

 

Dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Manfaat Database Bagi Perusahaan – Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, silahkan kunjungi Website Resmi PT Comtelindo.

 

Sumber: nagitec.com, bahasan.id, bola.com