fbpx

Konsep Management Bandwidth (QoS)

Konsep Management Bandwidth (QoS)

Konsep Management Bandwidth – QoS ataupun Quality of Service yang dalam bahasa Indonesia maksudnya “kualitas layanan” bukan cuma hanya melimit bandwidth.

Limit bandwidth hanyalah salah satu tehnik dalam praktek QoS.

 

Lalu Apa Itu QoS Serta Tujuannya?

QoS lebih menitik beratkan gimana metode mengelola / membagi bandwidth yang ada kepada user sesuai kebutuhan sehingga user merasa aman saat berinternet.

Yang jadi kunci di sini merupakan “kebutuhan nya” bukan permasalahan besar ataupun kecilnya bandwidth yang diberikan.

Meski kecil tetapi sesuai takaran kebutuhan tentu akan aman.

Intinya gimana kita selaku admin dapat berikan jatah yang cocok dengan kebutuhan user.

 

Tehnik QoS Bandwidth Mikrotik

Limitasi bukanlah satu satunya metode untuk membagikan kualitas layanan internet (QoS).

QoS bandwidth di mikrotik dapat di lakukan dengan beberapa cara.

Mencampurkan sebagian metode / tehnik dengan pas akan menciptakan hasil yang lebih baik.

 

Limitasi

Merupakan tehnik QoS dengan metode menghalangi pemakaian maximal bandwidth oleh user.

Tujuan nya supaya user tersebut tidak menghabiskan seluruh bandwidth yang dapat menimbulkan user lain lemot.

Seperti itu kenapa tiap kalian beli / pasang internet tentu tertera kecepatan yang kalian akan dapatkan.

Inilah yang disebut limitasi speed.

 

Grouping

Tehnik ini di lakukan dengan cara memasukan user kedalam group supaya menemukan alokasi bandwidth secara otomatis.

Yang diberi limit merupakan Group nya.

 

CONTOH:

Group A isinya 10 orang serta diberi limit bandwidth 10Mbps.

Nanti otomatis user yang aktif di dalam group akan menemukan jatah bandwidth sama rata.

Bila dipakai bareng ber 10 maka akan dapat 1Mbps,

Bila dipakai sendiri akan dapat 10Mbps, bedua dapat 5Mbps, serta seterusnya.

 

Burst

Tehnik burst di gunakan untuk membagikan user kecepatan bonus berdasar keadaan tertentu.

Tujuan nya supaya user menemukan kesan memiliki internet yang kenceng.

Kenceng banget buat browsing, biasa saja buat unduh.

 

CONTOH:

Dalam suatu Group A berisi 10 orang dengan limit bandwidth group 10Mbps.

Masing – masing user di beri max limit 1M, tetapi di berikan pula burst limit 3M

Di kala di gunakan buat browsing maka kecepatan nya up to 3Mbps

Tetapi bila di pakai buat unduh kecepatan nya akan jadi 1Mbps

 

Priority

Merupakan membagikan prioritas utama kepada user tertentu supaya menemukan alokasi bandwidth terlebih dulu saat sebelum user lain.

Misalnya buat pc admin, boss serta user yang bekerja dengan internet wajib di beri prioritas nomer satu.

Tujuan nya supaya di kala traffic penuh user ini tidak butuh ngantri ataupun lemot.

 

Indikator QoS

Kemudian gimana kalian tau kalau QoS bandwidth sudah di atur dengan benar?

Pasti kalian butuh mencermati beberapa penanda yang jadi takaran kenyamanan pengguna.

Kalian dapat langsung berupaya / memposisikan selaku user serta memakai internetnya.

Kemudian cek sebagian parameter di bawah ini bila di rasa pengalaman berinternet mu kurang aman.

 

Troughput Bandwidth

Throughput merupakan kecepatan transfer informasi yang sesungguhnya di kala melaksanakan koneksi internet, misalnya unduh, upload, streaming, browsing serta lain lain.

Jadi belum pasti saat kalian berikan limit bandwidth 2Mbps user akan mendapatkan 2Mbps saat berinternet.

Jadi kalian butuh test throughput internet di jaringan mu serta pula dari sisi perangkat user.

Kalian dapat pakai speedtest ataupun langsung memakainya utuk keperluan user.

Semacam browsing, streaming, unduh serta sejenisnya.

 

Latency

Latency merupakan waktu yang di butuhkan oleh paket data untuk sampai ke tujuan yang di kirim melalui jaringan pc.

Memakai satuan milisecond (ms).

Metode buat mengecek latency adalah dengan melakukan ping ke target yang di inginkan.

 

Jitter

Hal ini (Jitter) merupakan variasi naik turun nya latency / ping sebab sesuatu perihal di dalam jaringan.

Jitter ini yang dapat menimbulkan koneksi terputus maupun buffering.

 

Packet Loss

Di kala kebutuhan bandwidth user lebih dari alokasi / limit yang kalian bagikan maka akan terjadi packet loss.

Buat transmisi dengan protocol TCP, paket ini akan di minta serta di kirim ulang, sehingga tidak jadi permasalahan.

Tetapi buat koneksi UDP (realtime) paket akan lenyap serta menimbulkan lag, macet pada aplikasi VoIP, permainan, video converence.

 

sumber

tembolok.id