fbpx

10+ Kesalahan Saat Menggunakan WhatsApp yang Harus Anda Hindari!

10+ Kesalahan Saat Menggunakan WhatsApp yang Harus Anda Hindari!

 

Kesalahan Saat Menggunakan WhatsApp – Menurut Wikipedia, WhatsApp adalah aplikasi pesan untuk smartphone. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa pulsa, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet. Aplikasi ini menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan daring, berbagi file, bertukar foto, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Karena WhatsApp adalah aplikasi yang sangat populer dan mudah digunakan, menjadikan aplikasi ini wajib dimiliki oleh para pemilik smartphone saat ini. WhatsApp memiliki banyak fitur yang berguna, namun tidak semua pengguna mengetahui fitur ini. Sementara itu, banyak pengguna yang memakai WhatsApp tapi kurang memahami pentingnya perlindungan diri dan privasi.

Dengan kemudahan penggunaan serta begitu simplenya tekait aplikasi WhatApp ini, sebagian besar pengguna cenderung tidak menyadari tentang kesalahannya saat menggunakan aplikasi ini.

Berikut ini adalah contoh kesalahan yang harus di hindari saat menggunakan WhatsApp:

 

1. Pastikan foto profil di Whatsapp tidak mengungkapkan terlalu banyak tentang diri kita.

Pastikan foto profil tidak mengungkapkan terlalu banyak informasi tentang anda. Entah itu tentang keluarga ataupun tentang kehidupan pribadi anda. Ini penting karena foto profil WhatsApp anda dapat dilihat oleh semua orang di daftar kontak anda.

Namun, ada tiga opsi privasi tentang siapa yang dapat melihat foto profil Anda: Semua orang (yang berarti semua pengguna WhatsApp), Kontak saya (orang-orang di daftar kontak anda) dan Tidak Ada. Sayangnya opsi untuk menyembunyikan foto anda dari kontak tertentu tidak ada di Whatsapp.

 

2. Memberikan kode verifikasi ke orang lain.

Hal ini adalah modus kejahatan paling umum dilakukan penjahat siber di dunia untuk mencuri akun WhatsApp Anda. Yaitu dengan meminta kode verifikasi 6 digit. Ancaman itu ada pada kode verifikasi enam digit yang diberikan WhatsApp ketika Anda ingin mendapatkan kembali akses ke akun Anda. Ini juga melibatkan peretas yang mengendalikan salah satu akun WhatsApp kontak Anda dan mengirim pesan kepada Anda yang berpura-pura menjadi mereka. Peretas akan mengirim pesan berpura-pura menjadi teman Anda pada saat yang sama ketika Anda menerima SMS atau email dari WhatsApp dengan kode verifikasi yang diminta peretas dengan berpura-pura menjadi Anda. Kode ini hanya diberikan ketika Anda mencoba dan membuat perubahan pada akun Anda.Respons terbaik adalah: jangan dan jangan pernah memberikan kode verifikasi kepada siapapun juga.

Risikonya sangat besar, penjahat bisa mengambil alih akun Anda. Semua percakapan penting, data, foto, pembicaraan pribadi atau informasi sensitif bisa diambil semua.

Bagaimana cara pencegahan yang efektif? Jika menerima pesan mencurigakan dari yang mengaku teman, telepon balik saja atau video call untuk mengklarifikasi. Penjahat pasti tidak mau wajah dan suaranya dikenali.

 

3. Jangan terima semua orang ke akun WhatsApp Anda.

Hapus orang yang tidak relevan dari daftar kontak Anda atau blokir mereka. Luangkan waktu secara teratur untuk membersihkan daftar kontak anda dan menghapus nomor telepon orang yang tidak lagi anda hubungi. Jika Anda berpikir bahwa anda mungkin memerlukan nomor kontak mereka kadang-kadang, setidaknya blokir nomor yang tidak relevan ini di WhatsApp.

 

4. Tidak pakai Two-factor verification.

Ini adalah langkah ekstra untuk memverifikasi nomor telepon Anda, untuk membantu mencegah peretas. Peretas secara teratur mencoba membobol akun WhatsApp, Membajak akun WhatsApp adalah cara mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari teman dan keluarga Anda, memungkinkan penipuan yang lebih jahat untuk dilakukan. Ini adalah cara untuk mencegah akun WhatsApp Anda dibobol orang lain.

Caranya adalah:

– Buka aplikasi WhatsApp

– Klik Setting

– Account

– Two-step verification

– Pilih nyalakan

 

5. Jangan bagikan status WhatsApp anda secara publik dengan semua orang di WhatsApp.

Pesan status bersifat pribadi dan di maksudkan untuk di bagikan dengan teman, anggota keluarga, dan tentunya tidak dengan orang lain yang tidak di kenal. Pastikan untuk menggunakan pengaturan privasi dengan benar untuk menyaring orang yang tidak perlu melihat pesan status anda.

 

6. Tidak mengunci WhatsApp.

Tahukah Anda kalau layar WhatsApp bisa di kunci? Nyatanya banyak orang tidak melakukannya dengan pikiran mereka sudah mengunci layar ponselnya.

Padahal, mengunci WhatsApp bisa jadi pertahanan lapis kedua jika ada yang ingin membuka WhatsApp Anda tanpa izin. Misalnya, entah bagaimana seseorang bisa mengakses ponsel Anda, mereka tidak bisa masuk ke WhatsApp jika ada perlindungan tambahan.

 

Caranya adalah sebagai berikut:

– Buka aplikasi WhatsApp

– Klik Setting

– Account

– Privacy

– Pilih Fingerprint Lock dan aktifkan

– Anda bisa pilih waktu penguncian layar, langsung, 1 menit atau 30 menit

 

Baca Juga: Inilah Mengapa Bulan Februari Ada 28 Hari!

 

7. Jangan izinkan semua orang menambahkan anda ke Whatsapp Group.

Ada opsi untuk membatasi siapa yang dapat menambahkan anda ke pesan grup.

Penjelasan pengaturannya adalah sebagai berikut:

– Semua orang (siapa pun di WhatsApp dapat menambahkan anda ke grup),

– Kontak saya (hanya orang-orang di daftar kontak anda yang dapat menambahkan Anda ke grup)

– Kontak saya kecuali (opsi ini memungkinkan anda benar-benar memilih siapa yang dapat menambahkan anda ke suatu grup).

 

8. Nonaktifkan opsi untuk secara otomatis menambahkan semua file media Whatsapp di galeri smartphone Anda.

Kecuali memang uang bukan masalah buat Anda, poin yang ini bisa di anggap bukan kesalahan. Namun, banyak pengguna WhatsApp kesal paket datanya habis karena semua foto dan video yang di kirim otomatis di – download.

Padahal, opsi ini bisa di atur dari setingan WhatsApp supaya tidak otomatis mengunduh file media. Kecuali misalnya dapat akses WiFi unlimited yang bisa di pakai.

 

Cara mengaturnya sebagai berikut:

– Buka aplikasi WhatsApp

– Klik Setting

– Storage and Data

– Atur Media auto-download sesuai kebutuhan saat pakai data seluler, WiFi dan roaming

 

9. Nonaktifkan cadangan obrolan otomatis di Google Drive atau iCloud.

Cadangan obrolan WhatsApp yang di simpan di iCloud atau Google Drive tidak di enkripsi. Jadi, jika beberapa obrolan penting dan perlu di selamatkan, merupakan ide bagus untuk mengekspornya dan menyimpannya dengan aman di tempat lain. Mencadangkan semua obrolan Whatsapp yang tidak perlu membutuhkan penyimpanan dan sering kali tidak banyak berguna.

 

10. Jangan menyebarkan berita yang tidak terverifikasi, pesan kebencian, atau rumor tentang topik sensitif di WhatsApp.

Polisi memiliki wewenang untuk menggali obrolan WhatsApp Anda untuk mengetahui apakah anda berperan dalam berbagi berita palsu untuk memicu kekerasan. Jadi, kecuali Anda ingin mendapat masalah, jangan menyebarkan berita atau rumor yang belum di verifikasi tentang topik sensitif.

 

11. Jangan berbagi klip porno atau klip video tersembunyi milik orang di dalam WhatsApp.

Selanjutnya jangan berbagi klip porno di dalam WhatsApp. Dengan adanya UU ITE yang berlaku, hal ini dapat membuat anda di penjara.

 

12. Jangan membuat kesalahan dengan menjalankan akun WhatsApp menggunakan nama orang lain.

Dan yang terakhir jangan membuat kesalahan dengan menjalankan akun WhatsApp menggunakan nama orang lain. Hal ini memenuhi syarat untuk peniruan dan itu adalah kejahatan.

 

Jangan lupa kunjungi Website Resmi PT Comtelindo untuk mendapatkan informasi tentang teknologi menarik lainnya.

 

Sumber: lifestyle.bisnis.com, inet.detik.com, cnbcindonesia.com