fbpx

Berbagai Macam Jenis Virus Komputer yang Pernah Ada!

Berbagai Macam Jenis Virus Komputer yang Pernah Ada!

 

Menurut Wikipedia, Jenis Virus Komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain.

Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Selain itu, virus komputer ini juga dapat menyebar ke perangkat lain melalui pertukaran file yang dilakukan menggunakan USB atau flashdisk, pengunduhan file, dan lain sebagainya. Akibatnya, perangkat yang terjangkit virus akan mengalami kesalahan sistem (hang, lagging, dan freeze). Kemudian beberapa ekstensi file ada yang berubah dan menjadi tidak bisa diakses karena akibat dari serangan virus.

Cara Kerja Virus Komputer

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu. Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan.

Setelah mengetahui sedikit tentang virus komputer, sekarang kita akan masuk ke pembahasan Jenis Virus Komputer:

 

1. Macro Virus

Jenis virus komputer yang pertama adalah Macro Virus. Macro Virus adalah jenis virus dengan bahasa pemograman suatu aplikasi sistem operasi. Virus ini biasanya datang dari email dan menyerang file dengan ekstension .pps, .xls, atau file dengan ekstension lainnya. Untuk itu, hindari mengeklik asal-asalan pesan yang tak jelas. Karena itu dapat menyebabkan kita terkena virus komputer ini.

 

2. Spyware

Jenis virus komputer kedua adalah Virus Spyware. Di mana virus ini adalah software yang di instal secara diam – diam oleh hacker dan di gunakan untuk memantau perilaku online si korban. Spyware di klasifikasikan sebagai salah satu jenis malware yang di rancang untuk mengakses dan merusak komputer. Tetapi, karena perangkat lunak beriklan kurang begitu berbahaya karena tidak melakukan pencurian data, Spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang dikumpulkan kepada pembuatnya. Spyware dapat menimbulkan kerugian seperti pencurian data, tambahan biaya internet dan membuat koneksi internet semakin lambat.

 

3. Web Scripting Virus

Jenis virus komputer ketiga, yaitu Web Scripting merupakan sebuah kode program yang di pakai untuk mengoperasikan konten yang terdapat dalam sebuah website. Web Scripting muncul ketika komputer tersambung dengan internet dan mengganggu program dalam komputer. Namun virus ini sering muncul saat sebuah komputer terhubung dengan internet dan mengganggu program-program yang ada pada komputer. Sehingga inilah yang membuat Web Scripting di golongkan sebagai virus.

 

4. Rogue

Jenis virus komputer selanjutnya adalah Virus Rogue. Rogue merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dengan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Ini cukup berbahaya karena dapat meniru seolah – olah menjadi antivirus sungguhan.

Tujuan dari virus rouge ini adalah agar korban mau membeli ‘antivirus’ ini dan akhirnya pembuat virus ini pun mendapatkan uang. Tujuannya adalah agar pengguna atau si korban dapat membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus Rogue tersebut. Oh iya, virus ini juga dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan jenis virus lain lho.

 

5. Rootkit

Selanjutnya ada jenis virus komputer yang bernama Rootkit. Rootkit adalah jenis malware yang tersembunyi yang di rancang untuk menyembunyikan keberadaan proses atau program tertentu di komputer kita dari metode deteksi biasa, sehingga memungkinkan atau akses proses berbahaya lainnya ke komputer kita. Dengan proses yang senyap, rootkit dapat merusak sistem dan menyusup dengan tidak terlacak sama sekali.

 

6. Virus Worm

Worm merupakan virus komputer yang tidak terlalu berbahaya. Namun apabila di biarkan terus menerus, maka virus ini dapat membuat penyimpanan komputer penuh dengan cepat dan membuat sistem komputer menjadi rapuh.

Virus yang menginfeksi komputer menggunakan email dan terhubung dalam jaringan internet. Virus ini dapat menggandakan diri, membuat file acak tak berguna pada komputer sehingga membuat memori penyimpanan cepat penuh.

 

7. Virus Trojan

Jenis virus komputer bernama Trojan ini hampir sama dengan Worm. Virus ini muncul melalui jaringan internet dan email yang di terima. Jenis virus komputer ini di buat dengan kemampuan mengontrol, mengendalikan data atau bahkan mencuri data yang ada pada komputer. Trojan memiliki kemampuan memperoleh informasi seperti password, kebiasaan user yang tercatat dalam sistem log, data, bahkan mengendalikan target atau si korban.

 

Baca Juga: Gadget Buat Bangunin Sahur Nih! Kalian Udah Punya Belum?

 

8. Multipartite Virus

Jenis virus komputer kali ini dapat bersembunyi di dalam RAM yang tentunya dapat menginfeksi sistem operasi pada program tertentu. Jika tidak segera teratasi, maka virus ini akan merambah pada bagian hardisk. Multipartite virus ini memiliki kemampuan menyerang komputermu dengan sangat cepat. Hal ini di nilai akan sangat membahayakan kesehatan RAM dan juga hardisk komputer.

Efek yang di timbulkan dari Multipartite virus adalah secara otomatis akan memformat hardisk sehingga membuat beberapa aplikasi tidak dapat terbuka.

 

9. FAT Virus

File Allocation Table atau biasa di singkat FAT adalah jenis virus komputer yang mampu merusak file-file tertentu. Virus ini bisa menyembunyikan file sehingga terlihat bahwa file hilang atau terhapus. Virus ini biasa bersembunyi di tempat penyimpanan data pribadi.

 

10. Memory Resident Virus

Virus ini adalah jenis virus komputer yang menginfeksi RAM dan program komputer sehingga membuat kinerja laptop atau PC melambat. Jenis virus ini akan secara otomatis aktif saat kondisi komputer di nyalakan. Keberadaan virus ini akan membuat kinerja program pada komputer bekerja tidak normal.

 

11. Companion Virus

Virus Companion ini berpotensi mengganggu data – data milik pengguna perangkat. Untuk mendeteksi virus ini juga cukup sulit karena bersembunyi di dalam disk penyimpanan. Akibatnya adalah file-file penting pengguna akan di ubah ekstensinya menjadi berbeda.

 

12. Virus Backdoor

Hampir sama dengan Trojan, jenis virus Backdoor biasanya menyerupai file yang biasa – biasa saja seperti misalnya file game. Backdoor merujuk kepada mekanisme yang dapat di gunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum di gunakan seperti melalui proses log in atau proses autentikasi lainnya. Virus ini mampu di gunakan oleh peretas untuk masuk ke sebuah sistem tanpa harus melakukan autentikasi.

 

13. Directory Virus

Jenis virus komputer yang terakhir adalah Directory Virus. Virus ini merupakan jenis virus yang dapat menginfeksi file dengan extension .exe. Perlu di ketahui bahwa semua aplikasi di perangkat bersistem windows menggunakan extension .exe. File yang memiliki ekstensi tersebut akan hilang ataupun error tanpa alasan saat sedang atau akan di operasikan. Ketika file .exe ini bekerja, virus itu akan aktif dan menginfeksi file lainnya.

Jika sebuah aplikasi atau program penting yang berekstensi .exe hilang, maka aplikasi tersebut tidak bisa terakses lagi. Jika virus ini menginfeksi seluruh file penting pada sistem, hal yang bisa di lakukan untuk memulihkannya yaitu dengan menginstall ulang windows kita.

 

Seperti itulah jenis virus komputer yang dapat admin share kali ini.

Tetap mampir di Website Resmi PT Comtelindo untuk mendapatkan informasi tentang teknologi menarik lainnya yaa.

 

Sumber: asani.co.id, retizen.republika.co.id, pilarteknotama.co.id