fbpx

Begini Cara Export Import Mikrotik Konfigurasi

Begini Metode Export Import Mikrotik Konfigurasi Tanpa Repot

Export Import Mikrotik Konfigurasi – Export serta Import Konfigurasi / settingan pada perangkat Mikrotik dapat dilakukan dengan gampang memakai Winbox. Tetapi saat sebelum kita bahas lebih jauh tentang cara meng-Export dan meng-Import Mikrotik Config, ada baiknya ikuti dahulu penjelasan dan fungsi di bawah ini.

 

Fungsi Export Import Konfigurasi Mikrotik

Apa fungsi fitur export & import konfigurasi pada Mikrotik? Apa perbedaannya dengan fungsi backup & restore? Nah, buat menanggapi persoalan tersebut ayo kita bahas dahulu fungsi backup & restore pada mikrotik.

Sesuai dengan namanya, Backup & Restore pada mikrotik berperan buat melakukan backup serta restore config mikrotik. Tetapi file hasil backup konfigurasi ini cuma dapat digunakan pada perangkat Mikrotik dengan jenis yang sama.

Bila di restore pada perangkat Mikrotik lain, maka akan menimbulkan error serta bisa jadi Mikrotik nya malah gak dapat digunakan.

 

Perbandingan antara Export & Import dengan Backup & Restore:

  1. File konfigurasi hasil backup tidak bisa di buka pada notepad, sebaliknya file hasil export bisa di buka di notepad.
  2. File konfigurasi hasil export berisi baris perintah Mikrotik yang bisa langsung di copy – paste serta langsung dieksekusi pada terminal Mikrotik.

Nah, agar bisa memindahkan konfigurasi Mikrotik jenis yang berbeda ini dapat memakai fitur Export & Import ini.

Fungsi utama dari fitur export Mikrotik merupakan melakukan export perintah konfigurasi ke dalam file text yang dapat kita buka memakai notepad ataupun aplikasi pembaca text lain.

File hasil export ini berbentuk baris perintah pada terminal Mikrotik yang merepresentasikan seluruh konfigurasi yang terdapat pada Mikrotik yang di export.

Sebaliknya fungsi fitur import merupakan untuk melakukan import konfigurasi tersebut. Tetapi sesungguhnya tidak butuh memakai fitur import ini, sebab kita tinggal copy – paste baris perintah pada file export (rsc) langsung ke terminal Mikrotik.

Jadi, Fitur Export ini dapat di gunakan juga untuk melihat setingan Mikrotik dalam wujud baris perintah terminal dengan terlebih dulu membuka file.rsc nya pada notepad.

 

Metode Export Import Mikrotik Konfigurasi

Buat melakukan export konfigurasi mikrotik triknya lumayan gampang, tetapi kita wajib memakai terminal Mikrotik karena tidak terdapat menu export pada Winbox.

 

Metode Export Mikrotik Konfigurasi

1. Pertama tama buka Aplikasi Winbox, bila belum memiliki silakan Unduh Winbox Mikrotik.

2. Selanjutnya Login ke Mikrotik memakai Winbox

3. Buka Terminal, ketikkan perintah berikut:

export file=namafile

4. Ubah namafile sesuai kemauan Anda

5. Kita juga bisa melakukan export konfigurasi khusus, misalnya export konfigurasi firewall saja, perintahnya seperti ini:

ip firewall export file=namafile

6. File konfigurasi hasil export tersimpan pada memori Mikrotik, kita dapat melihatnya pada menu File.

7. Untuk mengambil file konfigurasi hasil export tersebut, buka menu File => pilih file export (ekstensi.rsc) yang ingin di copy => klik tombol copy => Buka Windows Explorer => Paste di folder yang Kamu mau.

 

Metode Import Mikrotik Konfigurasi

1. Copy paste file hasil export (.rsc) ke Mikrotik memakai menu File.

2. Buka Menu Terminal

3. Ketikkan Perintah:

import file-name=namafile

Kita juga bisa melakukan import perbaris perintah dengan membuka dahulu file.rsc pada notepad, serta copy – paste baris perintahnya di terminal.

 

sumber

 

tutorialmikrotik.com