fbpx

e-Faktur Pajak: Aplikasi Faktur Pajak Online

PENGERTIAN E-FAKTUR PAJAK

e-Faktur adalah aplikasi untuk membuat Faktur Pajak Elektronik atau bukti pungutan PPN secara elektronik. e-Faktur bukan faktur pajak fisik karena pengisiannya dilakukan secara elektronik melalui aplikasi atau website.

Aplikasi e-Faktur ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan/atau penyedia jasa aplikasi pajak resmi yang ditunjuk oleh DJP.

eFaktur Client Desktop danĀ e-Faktur pajak.go.id adalah contoh aplikasi resmiĀ untuk membuat, menerbitkan dan melaporkan Faktur Pajak. BerikutĀ ulasan mengenai e-Faktur Client Desktop.Ā 

Menurut pasal 11 Peraturan Direktur Jenderal Pajak (DJP) No. PER-16/PJ/2014, Pengusaha Kena Pajak (PKP) wajib membuat dan melaporkan faktur pajakĀ dengan cara diunggah dan memperoleh persetujuan dari DJP.

Aplikasi e-Faktur Pajak: e-Faktur pajak.go.id

e-Faktur adalah Faktur Pajak atau bukti pungutan PPN elektronik. Simak informasi lengkap & tutorial pengoperasian Aplikasi e-Faktur pajak.go.id DISINI!

Aplikasi eFaktur pajak.go.id adalah sebuahĀ softwareĀ yang disediakan oleh DJP untuk membuat, menerbitkan dan melaporkan faktur pajak dan laporan SPT Masa PPN 1111 dengan cara diunggah dan memperoleh persetujuan dari DJP.

Persetujuan (approval) di sini maksudnya DJP telah menyalin semua detil data faktur pajak, mencocokkan informasi faktur dengan aturan yang berlaku, kemudian memberikan persetujuan berupa QR code pada lembaran faktur pajak. Wajib pajak hanya dapat mencetak faktur setelah memperoleh statusĀ approval.

Saat mengunggah informasi e-faktur pajak, bisa saja sistem DJP menolak (reject) faktur pajak Anda. Alasannya bisa jadi karena ada kesalahan informasi dalam faktur pajak.

StatusĀ reject ini akan di sertai dengan keterangan tentang kekeliruannya. Untuk itu,wajib pajak perlu memperbaiki informasi sesuai keterangan dan mengunggah data kembali.

Setelah memperoleh persetujuan, barulah faktur pajak dapat di sampaikan ke lawan transaksi. Kegunaan aplikasi efaktur ini, di sisi lawan transaksi, faktur pajak keluaran lebih terjamin validitas datanya, sehingga relatif lebih aman ketika di kreditkan.

Sebelum ada aplikasi dari DJP, PKP harus menerbitkan faktur pajak secara manual terlebih dahulu, kemudian membuat SPT Masa PPN di aplikasi e-SPT PPN 1111.Ā Setelah adanya aplikasi eFaktur DJP, kedua proses tersebut disatukan dalam satu aplikasi.

Spesifikasi Aplikasi eFaktur pajak.go.id

Apa saja yang perlu Anda ketahui sebelum download e-faktur? Berikut rincian spesifikasinya dan prasyarat komputer yang di butuhkan untuk mengunduhnya:

  • Di buat oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
  • Harus di unduh atau downloadĀ terlebih dahulu.
  • File aplikasi harus di ekstrak terlebih dahulu dengan menggunakan WinRAR, 7-zip dan sejenisnya agar di dapatkan file berbentuk file folder. Anda tidak di perkenankan memodifikasi atau memisahkan file-file tersebut karena dapat mengakibatkan kegagalan menjalankan aplikasi.
  • Terdapat pengaturan hubungan antar beberapa komputer melalui LAN (Local Area Network) untuk kolaborasi antar staf dan manager untuk memasukkan data dan pemeriksaan.
  • Aplikasi ini memilikiĀ tingkat pengamanan lebih baik dari e-SPT PPN 1111 dengan menggunakan sistemĀ sertifikat digital, passphrase, password enofa, kode aktivasi, kode aktivasi e-faktur desktop, username dan password login, nomor seri (serial number) dan variasi captcha yang berubah-ubah.
  • Jika Anda harus menerbitkan ribuan e-faktur pajak, maka Anda memerlukan tambahan RAM atau memory komputer karena data tersebut harus di simpan di lokal memory komputer Anda.
  • Update aplikasi di lakukan secara manual dengan cara mengekstrakĀ file temporaryĀ yang terdapat dalam folder ā€˜updateā€™.

Spesifikasi Komputer Untuk Mengunduh Aplikasi eFaktur pajak.go.id

Agar dapat menjalankan aplikasi faktur pajak elektronik dari DJP secara baik, berikut ini perangkat keras dan perangkat lunak yang direkomendasikan:

I. Perangkat Keras
  • Processor Dual Core
  • 3 GB RAM (jika Anda harus menerbitkan ribuan e-Faktur pajak, maka Anda harus menambah kapasitas RAM)
  • 50 GB Harddisk Space
  • VGA dengan minimal resolusi layar 1024 x 768
  • Mouse
  • Keyboard
II. Perangkat Lunak
  • Sistem operasi : Linux/Microsoft Windows/Mac OS
  • Java versi 1.7
  • Adobe reader
  • Terhubung dengan jaringan internet, baik direct connection ataupun proxy

Jenis-jenis File dalam Folder Aplikasi eFaktur pajak.go.id

Berikut ini adalah jenis-jenis file yang terdapat pada folder aplikasi eFaktur DJP yang perlu Anda ekstrak setelah Anda mengunduhnya.

Etaxinvoice.exe

Pertama, file ini di gunakan untuk membuat faktur pajak elektronik. File ini harus di perbarui secara periodik.

Folder DB

Yang kedua, folder DB adalah folder database yang menyimpan semua riwayat data faktur yang pernah di terbitkan. Folder ini di namakan Etaxinvoice dan di dalamnya terdapat enam file. Pengguna tidak di perkenankan memodifikasi file-file tersebut agar aplikasi berjalan normal. Pengguna hanya di bolehkan membuat salinan pada file folder ā€˜dbā€™ secara manual jika memerlukan back-up data tambahan.

Back-up

Selanjutnya, file back-up ini akan muncul setelah wajib pajak mengisi data pada aplikasi ini. Folder back up ini berisi file RAR yang jumlahnya akan bertambah sebanding dengan banyaknya data yang di masukkan. Jika file RAR ini di ekstrak maka akan di hasilkan file folder ā€˜dbā€™ yang jika di perlukan dapat di gunakan sebagai cadangan terhadap folder ā€˜dbā€™ default.

File Folder Update

Setelah itu, file folder update akan muncul ketika proses auto-updateĀ berisi aplikasi menemukan versi yang terbaru. ProsesĀ auto-updateĀ akan melakukan pembaruan terhadap versi file aplikasi dan versi file folder ā€˜dbā€™. Proses ini mungkin saja tidak berhasil dengan sempurna, seperti kegagalan memperbarui versi folder ā€˜dbā€™.Untuk mengatasi hal tersebut, wajib pajak perlu melakukanĀ updateĀ secara manual, yaitu dengan cara mengekstrakĀ file temporaryĀ (terdapat dalam folder ā€˜updateā€™), lalu mengambil file bernama ETaxInvoiceUpd.exe dan menempatkan file tersebut di dalam folder e-faktur dan lalu menjalankan file tersebut untuk memperbarui versi ā€˜dbā€™.

File Mem-config.bat

Yang terakhir, file yang di gunakan untuk mengatur secara manual alokasi RAM yang di gunakan untuk menjalankan aplikasi e-faktur pajak. Secara standard, maksimum memoryyang di gunakan adalah seperempat dariĀ free memory pada komputer. Semakin hari, tentu data faktur yang di buat semakin bertambah dan semakin di rasakan prosesnya makin melambat, bahkan aplikasi bisa tertutup atau mati secara tiba-tiba, sehingga wajib pajak perlu meningkatkan atau mengatur besarnya memory yang di alokasikan untuk aplikasi e-faktur.Caranya adalah dengan membuka file mem-config.bat dan menuliskan besar memory yang akan di alokasikan (dalam satuan megabyte). Besarnya alokasi memory tersebut tergantung pada RAM yang tersedia pada komputer.

Proses Penggunaan Aplikasi eFaktur pajak.go.id

Untuk menggunakan aplikasi eFaktur DJP, berikut ini adalah proses yang harus di lakukan wajib pajak:

  1. Download e-fakturĀ di alamat berikutĀ https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi
  2. Ekstrak aplikasiĀ dengan menggunakan WinRAR, 7-zip, dan sejenisnya.
  3. Jalankan aplikasi di komputer Anda. Pastikan komputer Anda telah memenuhi spesifikasi untuk menjalankan aplikasi tersebut, terutama kapasitas RAM/memory Anda.
  4. Akses web Elektronik Nomor Faktur (ENOFA) untuk melakukan konfigurasi file Sertifikat Digital danĀ passphrase.
  5. Lakukan permintaan Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) sesuai dengan jumlah faktur pajak yang Anda buat dalam tiga bulan terakhir.
  6. Untuk buat Pajak Keluaran, input data NSFP pada menu:Ā ā€œReferensiā€>ā€Referensi Nomor Fakturā€>ā€Rekam Range Faktur Pajakā€.
e-Faktur adalah Faktur Pajak atau bukti pungutan PPN elektronik. Simak informasi lengkap & tutorial pengoperasian Aplikasi e-Faktur pajak.go.id DISINI!

7. Untuk membuat Pajak Keluaran, masuk menu ā€œFakturā€>ā€Pajak Keluaranā€, sedangkan untuk membuat Pajak Masukan, masuk menuĀ ā€œFakturā€>Ā ā€Pajak Masukanā€.

e-Faktur adalah Faktur Pajak atau bukti pungutan PPN elektronik. Simak informasi lengkap & tutorial pengoperasian Aplikasi e-Faktur pajak.go.id DISINI!

8. Untuk input data pajak keluaran/pajak masukan satu per satu dan membuat faktur pajak elektronik, masuk menu ā€œAdministrasi Fakturā€Ā >Ā ā€œRekam Fakturā€.

e-Faktur adalah Faktur Pajak atau bukti pungutan PPN elektronik. Simak informasi lengkap & tutorial pengoperasian Aplikasi e-Faktur pajak.go.id DISINI!

9. Untuk input data pajak keluaran/pajak masukan banyak sekaligus dan membuat banyak faktur pajak elektronik sekaligus, masuk menu ā€œImporā€>ā€Open Fileā€>ā€Proses Imporā€

10. Faktur berhasil di buat, klik ā€œPreviewā€.

11. Jika ada yang perlu di perbaiki, klik ā€œUbahā€.

12. Cek kolom status approval. Jika terdapat status ā€œRejectā€ artinya upload faktur pajak elektronik gagal. Cek kolom keterangan untuk mengetahui sebabnya dan perbaiki lagi kemudian.

sumber:
https://www.online-pajak.com/aplikasi-e-faktur-pajak-efaktur-pajak-go-id-onlinepajak