fbpx

Cara Kerja QoS Bandwidth Management

Cara Kerja QoS Bandwidth Management

 

Cara Kerja Bandwidth Management – Teknologi QoS pada jaringan, bekerja dengan metode menandai paket informasi yang melalui jaringan buat mengenali tipe / type layanan / service yang lagi di pakai oleh user.

Berikutnya router dapat mengelompokan koneksi berdasar service yang berjalan di jaringan.

Dengan begitu kita dapat memastikan bandwidth, prioritas secara independen buat masing- masing service / aplikasi, supaya aplikasi / service tersebut mudah di akses oleh pengguna / user.

Supaya kita dapat menguasai bagaimana QoS bekerja, kita wajib tau bagaimana suatu traffic di ukur.

 

1. Bandwidth

Yang pertama ada Bandwidth, Bandwidth merupakan kecepatan dari suatu koneksi / link.

Dengan QoS kita dapat memberikan informasi kepada router bagaimana mendistribusikan bandwidth buat aplikasi tertentu.

Misalnya, kita dapat mengatur limit serta prioritas bandwidth yang berbeda buat tiap aplikasi (Facebook, Youtube, Whatsapp, Game, dll).

 

2. Delay

Kemudian ada Delay, di mana delay merupakan satuan waktu yang di butuhkan oleh sesuatu paket informasi untuk sampai ke tujuan.

Delay ini biasa terjalin kala sesuatu paket melewati jaringan yang padat serta paket tersebut hadapi queue / di antrikan oleh router.

 

3. Loss

Selanjutnya ada Loss, Loss merupakan kondisi di mana paket lenyap / di buang sebab jaringan hadapi penyumbatan / sangat padat.

Dengan QoS kita dapat memastikan / memilah tipe paket yang hendak di antrikan (queue) serta yang hendak di drop (buang).

 

4. Jitter

Terakhir ada Jitter, Jitter merupakan kecepatan paket yang tidak menentu (kecepatan naik turun) kala melewati sesuatu jaringan yang padat.

Hal ini yang biasa menimbulkan koneksi realtime semacam permainan online, telfon, video call hadapi lag ataupun delay.

 

Kapan Butuh QoS Bandwidth Management?

Cara Kerja Bandwidth Management – Jawaban nya seluruh jaringan butuh QoS bila di pakai banyak user dengan kebutuhan yang berbeda – beda.

Apalagi buat jaringan kelas rumah tangga yang client nya kurang dari 8 orang telah butuh di terapkan QoS.

Bayangkan kamu pasang internet 20Mbps, di pakai sekeluarga.

Kamu gunakan buat main permainan, lain nya gunakan buat unduh, youtube, nonton drakor, facebook, dll.

Dikala seluruh online serta melaksanakan aktivitas “internet” tentu kamu hendak teriakkk, kok permainan nya ngelag, ping nya jadi naik turun…

Itu peristiwa di area jaringan rumah tangga.

Bila kamu membuat jaringan buat kantor, sekolah, kampus, kos – kosan, cafe ataupun tempat lain yang usernya lebih dari 5 orang telah tentu harus mempraktikkan QoS.

Bila kamutetap “ngeyel” tidak ingin mempraktikkan QoS, kamu wajib siap mengalami komplain serta keluhan internet lemot masing – masing dari users kamu.

 

Jadi Tetapkanlah QoS di Jaringan Kamu

Apalagi saat sebelum penggunanya banyak, kamu wajib mempraktikkan QoS dahulu.

Jangan tunggu hingga jaringan kamu tercomplain, baru diterapkan QoS.

 

Penting nya QoS Bandwidth Management

Cara Kerja Bandwidth Management – Contohnya permasalahan di atas terjalin di area keluarga dengan kebutuhan koneksi internet yang biasa.

Coba bayangkan apa yang terjadi di jaringan besar semacam Jaringan Comtelindo, kampus, kantor, atau industri yang usernya banyak?

Tanpa QoS tentu kacau sekali.

Kala jaringan cuma buat melupakan informasi biasa (tcp) bisa jadi cuma jatah bandwidth yang dibutuhkan, tetapi beda cerita bila jaringan pula dipakai buat aplikasi realtime / interactive yang tidak butuh bandwidth besar tetapi tidak boleh putus (butuh koneksi mudah dan normal).

 

Misalnya aplikasi buat telfon, video call, online meeting, video conference, permainan online serta sejenisnya.

Dengan mempraktikkan QoS kita dapat mengendalikan traffic, bandwidth, prioritas buat aplikasi – aplikasi tersbut supaya bekerja lebih maksimal tanpa kendala (delay / lag).

Tidak hanya itu kita juga memprioritaskan aliran traffic informasi buat perlengkapan tertentu supaya lebih mudah, misal buat perlengkapan IoT yang dipakai di industri.

 

sumber

tembolok.id