fbpx

Apa itu NOC (Network Operation Center)?

Apa itu NOC (Network Operation Center)?

Apa itu NOC – Network Operation Center (NOC) atau kadang disebut sebagai Network Management System (NMS) pada awalnya adalah suatu lokasi pemantauan (monitoring) dan pengaturan (management) terhadap jaringan komputer, jaringan telekomunikasi, jaringan satelit, atau bahkan jaringan sensor pintar seperti internet of things (IoT).

Tetapi NOC modern sudah berkembang menjadi lebih luas dan holistik tidak terbatas pada jaringan saja, tapi juga mencakup pemantauan kelistrikan (UPS, Building Automation, Genset), insiden kinerja sistem komputer, dan insiden gangguan keamanan komputer. Dan informasi dari berbagai sumber berbeda tsb dapat dikumpulkan menjadi sebuah layar Dashboard Operasional yang End-to-End.

NOC End-to-End Monitoring dalam 1 layar untuk : Transaksi, Performa, Keamanan, Ketersediaan Listrik, Kewajaran Sistem Pendinginan, Jaringan, Komputer, dan Sentimen Media Sosial terhadap produk

NOC End-to-End Monitoring dalam 1 layar untuk : Transaksi, Performa, Keamanan, Ketersediaan Listrik, Kewajaran Sistem Pendinginan, Jaringan, Komputer, dan Sentimen Media Sosial terhadap produk

Pemantauan Dashboard ini bisa dilakukan oleh orang yang non-IT, karena sudah disederhanakan menjadi kode warna: merah untuk gangguan berat, kuning untuk gangguan sedang, dan hijau untuk layanan yang masih dalam batas toleransi KPI dan SLA.

Sebelum mencoba menggunakan suatu teknologi baru, sudah menjadi hal wajar jika kita akan berusaha untuk memperkaya informasi mengenai teknologi baru tersebut. Begitu juga dengan teknologi Cloud. Adanya teknologi Cloud membuat keberadaan pusat data semakin diperlukan akhir-akhir ini. Seperti yang kita ketahui bahwa keberadaan sebuah pusat data atau Data Center sangat vital bagi kelangsungan setiap perusahaan yang mencadangkan data mereka pada Cloud, maka pembahasan mengenai Data Center sendiri tidak akan ada habisnya.

 

Pengertian NOC

Apa itu NOC – Bagi Anda sebagai calon pengguna layanan pusat data maupun penyedia layanan tersebut, harus memahami istilah-istilah yang sering muncul terkait operasi Data Center itu sendiri. salah satunya adalah NOC. Anda yang sering bergelut di dunia Data Center pasti sudah sering mendengar istilah yang satu ini. NOC merupakan kepanjangan dari Network Operation Center. Lalu, apa sebetulnya yang di maksud dengan NOC ini sendiri?

Seperti namanya, Network Operation Center (NOC) merupakan sebuah perangkat infrastruktur yang melakukan kontrol terhadap sebuah jaringan atau network. Kontrol ini meliputi kegiatan untuk mengawasi, mengendalikan, serta mencatat aktivitas jaringan yang sedang berlangsung. Agar dapat memastikan semuanya berjalan sesuai dengan yang di kehendaki. Oleh sebab itu, tujuan dari adanya NOC pada sebuah Data Center ini adalah untuk memastikan bahwa jaringan pada Data Center berfungsi baik-baik saja sesuai dengan standar yang ada.

Jika terjadi suatu perubahan pada konfigurasi jaringan, maka hal itu sudah menjadi tugas NOC untuk mengontrolnya. Dalam hal ini, tugas NOC tak hanya mengawasi kondisi jaringan, tapi juga kinerja serta sistem keamanan sehingga bisa melakukan dokumentasi mengenai suatu layanan yang di berikan oleh sebuah Data Center.

 

 

Apakah pentingnya NOC pada suatu layanan Data Center?

Apa itu NOC – Pada suatu Data Center, ruangan NOC berfungsi untuk mengatur dan mengawasi segala aset yang berhubungan dengan teknologi informasi sekaligus jaringannya. Namun, perlu di ingat bahwa tidak semua penyedia layanan Data Center memiliki ruangan khusus untuk mereka. Jadi, perhatikan betul hal tersebut sebelum memilih pihak ketiga penyedia layanan Data Center.

Pada beberapa penyedia layanan Data Center, mereka memang tidak memiliki ruangan NOC khusus tetapi punya program untuk melakukan pengawasan secara otomatis. Pada umumnya, mereka adalah penyedia layanan Data Center dalam skala kecil. Namun sebaliknya, vendor pusat data dengan skala yang lebih besar akan menggunakan ruangan khusus untuk menjamin performa Data Center mereka.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sebuah Data Center harus bisa memberikan ketersediaan selama 24/7. Maka keberadaan NOC sangat perlu untuk memastikan agar hal tersebut tetap berjalan. Dengan adanya NOC, pihak manajemen Data Center dapat memantau layanan yang mereka berikan pada pelanggan. Termasuk pengontrolan sistem pendingin, sistem keamanan, dan ketersediaan sumber listrik.

 

Hal-hal apakah yang harus diperhatikan saat akan membangun NOC

Apa itu NOC – Meskipun sangat penting bagi keberlangsungan Data Center, namun seperti yang di sebutkan di atas bahwa tidak semua memiliki fasilitas yang satu ini. Sebuah layanan pusat data dapat membangun infrastruktur mereka secara internal maupun memanfaatkan outsource. Hal tersebut tentunya tidak sama antara perusahaan satu dengan yang lainnya karena di pengaruhi oleh besar kecilnya lingkup usaha serta tim yang mereka pakai.

Jadi sebelum memutuskan untuk membangun NOC sendiri secara internal, pikirkan kembali apakah hal itu memang di perlukan oleh perusahaan Anda. Baik Anda membangun NOC secara internal atau akan meng-outsource-kannya pada pihak lain, masing-masing memiliki kelebihan.

 

Langkah-langkah penerapan NOC

Apa itu NOC – Software NOC membantu mendefinisikan tingkat KPI dan SLA, tingkat KPI yang wajar. Hal ini bisa di buat berbeda untuk setiap jam dan setiap weekday/weekend.

Software membantu mendefinisikan tingkat KPI dan SLA untuk setiap metrik (misalnya network round-trip, bandwidth, cpu usage, response time, etc). Tingkat KPI yang wajar bisa di buat berbeda untuk setiap jam dan setiap weekday/weekend.

Kode Warna di bentuk menggunakan machine learning, berdasarkan baseline performa layanan selama 1 bulan sebelumnya (data historikal). Kemudian baseline ini yang di jadikan dasar untuk menentukan apakah layanan mengalami gangguan berat, sedang, atau normal dalam toleransi KPI dan SLA. Tingkat kewajaran suatu layanan bisa berbeda untuk setiap jam dan setiap hari. Misalnya hari Senin pagi cukup wajar bila jaringan melambat hingga 500 millisecond ping time. Tetapi hari Senin malam angka ping time tersebut hanya wajar bila di bawah 100 millisecond.

Software NOC melihat issue dari berbagai sumber, yang di tampilkan dalam 1 referensi waktu yang sama, untuk memudahkan root cause analysis

Melihat issue dari berbagai sumber, yang di tampilkan dalam 1 referensi waktu yang sama, untuk memudahkan root cause analysis

Terkadang, ada banyak layanan yang mengalami gangguan di saat yang bersamaan. Padahal semuanya terjadi karena 1 penyebab saja. Misalnya karena listrik bermasalah di 1 titik atau ada database yang sedang mengalami error. Visualisasi yang tepat bisa membantu agar prioritas langsung di tujukan pada akar masalah (root cause). Karena perbaikan di 1 titik tersebut akan memulihkan seluruh layanan lain yang terkait.

Visualisasi yang tepat bisa membantu menemukan akar masalah dengan cepat (berdasarkan kode warna merah, kuning, hijau).

 

NOC Sebagai Pencegahan Gangguan Layanan

Apa itu NOC – Predictive Analytics bisa di lakukan untuk berbagai kebutuhan, salah satunya adalah untuk “Early Warning”. Hal ini di gunakan untuk mendeteksi perangkat yang akan kehabisan resource dalam 9 bulan yang akan datang.

Karena sistem monitoring ini sifatnya holistik, sehingga metrik terkait resource server juga di kumpulkan. Contohnya seperti : cpu usage, disk usage, memory usage, active processes. Metrik tersebut bisa di gunakan untuk membuat KPI dan SLA. Bisa juga menggunakan predictive analytics untuk menjadi sebuah estimasi pemakaian di masa depan (predictive capacity planning). Predictive capacity planning ini sebaiknya menggunakan data 3 bulan terakhir. Agar bisa memprediksi dengan baik estimasi penggunaan hingga 9 bulan yang akan datang. Tujuannya adalah agar tim Operasional IT/Network tahu layanan mana saja yang perlu tambahan resource.

 

Sumber:

innovation.co.id

lintasarta.net

 

Jangan lupa mampir ke Instagram Comtelindo yaa 🙂